Mahasiswa Bayar Bus Double Deck Hanya Dengan Sampah

Mahasiswa Bayar Bus Double Deck Hanya Dengan Sampah

twitter.com/SapawargaSby

Kota Surabaya sebagai kota metropolitan memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi, maka tak heran jika kita harus berhadapan dengan kemacetan yang melanda beberapa daerah di Surabaya. Permasalahan kemacetan dan polusi atau pencemaran dari kendaraan bermotor ini memang menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh kota-kota besar, tidak hanya di Surabaya, kota-kota lain di Indonesia turut dihadang oleh permasalahan yang serupa. Kota Surabaya juga berkembang menjadi kota dagang dan jasa mensyaratkan tersedianya kemudahan dan kecepatan akses, terutama di bidang sarana prasarana transportasi. Karenanya, selain menjadi kota transit, Surabaya juga menjadi tujuan bisnis. Surabaya memiliki luas wilayah administratif yang cukup besar, lebih kurang 32,6 hektar. Sebagai kota dagang dan jasa menjadikan aktifitas warganya sangat membutuhkan akses yang cepat, terutama transportasi. Namun, kebutuhan warga di kota Surabaya demikian telah terpenuhi oleh sarana prasarana kota yang memadai.Untuk menjangkau seluruh sudut kota, warga kota tak perlu kuatir karena Kota Surabaya memiliki kelengkapan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Kota Surabaya memiliki infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara yang mampu melayani perjalanan lokal, regional, maupun internasional.

Layanan transportasi yang akan dirilis oleh pemerintah kota Surabaya adalah bus tingkat (double deck) yang diperuntukkan para mahasiswa dengan rute mulai dari Surabaya barat hingga timur. Dua wilayah tersebut, merupakan trayek yang melalui 3 perguruan tinggi negeri di Surabaya. Antara lain, Universitas Negeri Surabaya di jalan Lidah Kulon, Terminal Joyoboyo, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kepala Dinas Perhubungan Surabaya memastikan, tidak akan menerapkan tarif alias gratis. Alasannya, sebagai kewajiban pemerintah kota untuk menyediakan transportasi publik yang nyaman bagi masyarakat Surabaya. Tetapi sebagai edukasi ke penduduk hendak bahaya sampah plastik, maka dari itu penumpang diwajibkan membawa sampah botol plastik kalau mau meningkat bus tingkat ini.

Pemanfaatan transportasi umum ini tentunya menjadi salah satu langkah yang dapat kita lakukan untuk mengurangi polusi dan pencemaran udara bila dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi, dengan menggunakan transportasi ini juga dapat membantu menjaga lingkungan karena kita dapat membayarnya dengan sampah plastik. Jadi selain gratis dan cocok dengan kantong mahasiswa, dan kita dapat ikut andil dalam membantu menjaga lingkungan di sekitar.

Pemkot kota Surabaya mendapatkan Bus deck 2 dan dana sebesar 5 Miliar Rupiah secara cuma-cuma, Target pemberdayaan pemkot Surabaya saat ini adalah mahasiswa saya sebagai mahasiswa turut bangga dan ikut senang dengan adanya program ini, karena perjalanan dari rumah ke kampus membutuhkan waktu yang lumayan lama belum terkena macet sehingga mengakibatkan capek dan stress.

Dengan adanya program ini saya berharap banyak mawasiswa dan mahasiswi turut mencoba dan mendukung program ini dengan cara ikut program ini. Karena jika program ini tidak ada peminatnya maka program ini akan diberhentikan, dan kemacetan tetap berjalan karena masih menggunakan kendaraan pribadi daripada harus menggunakan transportasi umum secara gratis. Semoga kedepannya bus ini mendapatkan penambahan kendaraan dan jadwal yang tetap karena jadwal yang sudah ditetapkankita mahasiswa bisa memeperkirakan pada jam berapa kita akan sampai kampus, serta penambahan rute-rute kampus agar semua kampus dapat dijangkau sehingga banyak mahasiswa lain selain Institut Teknik Sepuluh Nopember, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Airlangga dapat ikut menggunakan bus deck 2 ini.


Sumber: jawapos.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mengapa Adopsi Artificial Intelligence Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara? Sebelummnya

Mengapa Adopsi Artificial Intelligence Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara?

Di Balik Paras Cantik Penari Gandrung Sewu Selanjutnya

Di Balik Paras Cantik Penari Gandrung Sewu

sahrul firmansya
@sahrulfirmansya_

sahrul firmansya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.