Pesta Kesenian Bali Telah Berakhir Berikut Sepercik Foto Pada Saat PKB Berlangsung

Pesta Kesenian Bali Telah Berakhir Berikut Sepercik Foto Pada Saat PKB Berlangsung

Tema utama Pesta Kesenian Bali ke-40 © Foto: Vita Ayu Anggraeni

Pesta Kesenian Bali merupakan festival tahunan yang sudah dilaksanakan selama 40 tahun berturut-turut di Bali. Tahun 2018 ini Pesta Kesenian Bali berakhir Sabtu 21 Juli kemarin.

Festival yang berlangsung di Taman Budaya Bali Art Center - Taman Werdhi, Bali ini berlangsung selama satu bulan lamanya. Menjadi media untuk menemukan kembali dan melestarikan seni dan budaya Bali yang unik dan ternama, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyatnya diharapkan kebijaksanaan dan filosofi otentik masyarakat Bali tidak hanya dipertahankan namun juga akan tumbuh dan menyebar ke belahan dunia lain.

| Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Set up panggung penampilan drama tari | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI

Tarian klasik dari pulau ini, seperti legong, gambuh, barong, bola gemblungan, tarian topeng dan sejenisnya, dimana koreografi tari kontemporer ditampilkan di pagelaran tahunan tersebut. Tidak hanya itu, drama tari (Sendratari), teater Bali Modern, Workshop Fotografi, festival kuliner, dan pertunjukan musik juga hadir di dalamnya. Serta ada kompetisi seru seperti lomba film dokumenter, lomba kerajinan tangan, penulisan sastra, lukisan, lomba fotografi, dan lainnya. Parade dan prosesi juga dihadirkan termasuk Parade Gong Kebyar, Parade Topeng Panca, Parade Nglawang, Parade Dramatari Arja, Parade Wayang Kulit, Parade Joged Bumbung, Parade Drama Gong, dan masih banyak lagi lainnya.

Tidak hanya itu, juga terdapat pasar di dalamnya yang terbagi atas beberapa bagian; makanan, perhiasan, hasil seni, serta booth dari masing-masing kabupaten yang ada di Bali untuk memperlihatkan dan menjual kerajinan hasil buatan dari masing-masing kabupaten.

Kedai makanan yang ada di pasar kuliner di Pesta Kesenian Bali ke-40 | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Kedai makanan yang ada di pasar kuliner di Pesta Kesenian Bali ke-40 | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Stall perhiasan yang dijual di Pesta Kesenian Bali ke-40 | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Stall perhiasan yang dijual di Pesta Kesenian Bali ke-40 | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Kain khas Bali | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Kain khas Bali | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
| Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Booth masing-masing kabupaten yang ada di Bali | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
| Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Pakaian khas Bali yang ada di salah satu booth kabupaten di Pesta Kesenian Bali ke-40 | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Lukisan Gajah, yang melambangkan dewa Ganesha | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI
Lukisan Gajah, yang melambangkan dewa Ganesha | Foto: Vita Ayu Anggraeni / GNFI

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Daftar Top 10 Destinasi Terpopuler di Kalangan Wisatawan Indonesia Versi Agoda Sebelummnya

Daftar Top 10 Destinasi Terpopuler di Kalangan Wisatawan Indonesia Versi Agoda

"Tanpanya,  Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet" Selanjutnya

"Tanpanya, Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet"

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.