Indonesia Kembali Berkibar di Ranah Bulu Tangkis

Indonesia Kembali Berkibar di Ranah Bulu Tangkis
info gambar utama

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan, pasangan atlet bulu tangkis asal Indonesia ini berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga Internasional. Prestasi ini diraih mereka setelah menang atas duo China, Ou Xuanyi dan Xiangyu Ren pada laga final Singapore Open 2018 yang dihelat di Singapore Indoor Stadium, Minggu (22/7)

Gelar juara ini merupakan satu-satunya gelar yang didapat oleh Indonesia pada Singapore Open 2018. Setelah pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil ditaklukan pasangan asal Malaysia, Goh Soon Huat dan Shevon Jemie Lai pada fase final. Hal ini menjadi titik balik kejayaan Indonesia di bidang olahraga, khususnya bulu tangkis.

Ini juga merupakan prestasi kedua dari pasangan Hendra dan Ahsan pada tahun 2018. Sebelumnya, mereka berdua berhasil menjuarai Turnamen Celcom Axiata Malaysia International Challenge 2018 pada April lalu. Pada tahun 2015, pasangan ini juga sempat mencatatkan namanya menjadi juara pada ajang yang sama, Singapore Open.

Meski sempat berpisah, pasangan ini kembali mempersembahkan gelar juara untuk Indonesia. Pasangan ini sempat merajai ganda putra dunia. Sejak Agustus 2013 hingga November 2016, nama mereka selalu berada di 10 besar dunia bahkan sempat berada di 3 teratas. Saat ini, pasangan tersebut menduduki peringkat 29 dunia.

Selain mereka, gelar juara juga datang dari ganda putri junior. Meskipun pada turnamen yang berbeda, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma dan Ribka Sugiarto berhasil mengibarkan bendera Indonesia pada turnamen Asia Junior Championships 2018.

Tak mau kalah dari seniornya, ganda putri ini juga berhasil mengalahkan telak 2 set atas pasangan Malaysia, Pearly Koong Le Tan dan Ee Wei Toh. Pada turnamen yang berlangsung di Jaya Raya Sport Hall Training Center ini, selain membawa pulang emas, 3 medali perunggu juga diraih Indonesia.

Dengan diraihnya 2 gelar juara ini, diharapkan bulu tangkis Indonesia akan kembali progresif. Semoga dengan gelar juara ini pula bendera Indonesia bisa berkibar di beberapa turnamen baik di Asia maupun dunia.


Sumber: CNN, Beritagar.id, badmintonindonesia.org

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini