Perawatan Wajah Ala Masyarakat Gorontalo, Mohibadaa Namanya

Perawatan Wajah Ala Masyarakat Gorontalo, Mohibadaa Namanya

© pixabay

Lestarikan tradisi Mohibadaa. Selain mengenal dan menjaga kebudayaan juga bermanfaat bagi kesehatan wajah. Tradisi Mohibadaa sendiri adalah kebiasaan masyarakat Gorontalo dalam merawat wajah.

Tradisi Mohibadaa menggunakan ramuan tradisional sebagai bedak. Mohibadaa merupakan campuran dari rempah – rempah tanpa bantuan bahan kimia sedikitpun. Selain aman bagi penggunanya, campuran rempah juga memberi manfaat bagi si pengguna.

Rempah yang digunakan antara lain tepung beras, humopoto (kencur), bungale (bangle), alawahu (kunyit). Semua bahan dicampur dan dihaluskan menjadi satu.

Ramuan bisa dibuat sendiri karena bahannya yang mudah ditemui. Jika tak sempat pun masih ada penjual di pasar tradisional yang menyediakan paket rempah tersebut.

Cara penggunaannya cukup mudah. Setelah rempah ditumbuk menjadi satu hingga halus. Rempah yang dirasa telah halus bisa dioleskan langsung ke area wajah atau seluruh tubuh. Disarankan menggunakan beras pulo (ketan) untuk mendapatkan hasil tumbukan yang halus.

Tradisi membalurkan rempah pada kulit ini biasanya dilakukan masyarakat Gorontalo saat memasuki bulan Ramadan. Namun tidak ada larangan juga bagi yang ingin melakukannya di luar bulan puasa. Tradisi ini bisa dilakukan setiap hari.

Melakukan tradisi Mohibadaa di bulan Ramadan karena pada saat itu tubuh kekurangan cairan akibat puasa. Sehingga tak ayal kulit akan menjadi lebih kering. Apalagi jika datangnya bulan puasa berbarengan dengan datangnya musim kemarau. Panasnya pasti amat terasa di Gorontalo karena daerahnya juga cenderung panas.

Sehingga melakukan tradisi Mohibadaa pada bulan tersebut bisa menjadi alternatif untuk menjaga menjaga kulit agar tetap elok.

Menurut pengakuan masyarakat yang melakukan tradisi Mohibadaa, bedak yang dihasilkan membuat wajah lebih segar, tidak kering, bahkan mencegah kerutan pada kulit. Selain tidak memiliki efek samping karena bahannya yang alami. Tepung yang merupakan campuran rempah juga memberi aroma yang harum.

Ternyata wanita – wanita Indonesia punya cara sendiri untuk menjadi cantik secara alami. Tanpa harus menggunakan produk kecantikan dengan campuran bahan kimia.

Sumber: genpi.co | kompas.com

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi75%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mengenal Bacoho Tradisi Masyarakat Gorontalo Sebelummnya

Mengenal Bacoho Tradisi Masyarakat Gorontalo

Jelang 55 Tahun Perkembangan Teknologi Material Indonesia Selanjutnya

Jelang 55 Tahun Perkembangan Teknologi Material Indonesia

Luthfi Rahman
@luthfi24

Luthfi Rahman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.