Tahun lalu 1, Sekarang 10 Siswa Raih Medali Kompetisi Matematika di Korea

Tahun lalu 1, Sekarang 10 Siswa Raih Medali Kompetisi Matematika di Korea
info gambar utama

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh anak bangsa, 10 siswa Sekolah Al-Azhar Cairo Indonesia yang terdiri 7 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) meraih beberapa medali di ajang World Mathematics Invitational (WMI) 2018 di Seoul, Korea Selatan (Korsel).

Laila, Guru pembimbing Sekolah Al-Azhar Cairo Palembang, mengatakan, tujuh siswa SD Al-Azhar Cairo Indonesia tersebut yaitu Jemima Hanna Maira (bronze medal), Al Vianca Aurellia Bahri (merit medal), Muhammad Hasyim Alfayed (merit medal), Laquinna Naiandra Anadinta (silver medal), Elvira Shavika Ardhiona Rizki (bronze medal), Quinsha Asyifa Adnan (merit medal), dan Devita Aurelia Wardhana (merit medal). “Khusus SMP, yakni Muhammad Radja Adzka, Acintya Sasikirana Nur Sabrina (merit medal), dan Azka Hukma Tsabita yang sama-sama meraih merit medal,” terangnya yang dikutip dari sumeks.co.id

Foto: Kris Samiaji/Sumeks
info gambar

Tahun lalu hanya ada satu siswa Sekolah Al-Azhar Cairo Indonesia yang mendapat medali. “Alhamdulillah, tahun ini ada 10 siswa yang menyabet medali,” tambahnya.
Mereka dapat mengikuti ajang WMI karena sebelumnya berhasil ikut seleksi tingkat Asean. “Ada tujuh siswa kita yang berhasil di tingkat Asean,” imbuhnya.
“Di Korea, siswa Sekolah Al-Azhar Cairo berkesempatan menampilkan tarian Indonesia,” tuturnya.

Jemima Hanna Maira, Salah satu siswa yang mendapat medali, mengaku senang bisa berangkat ke Seoul, Korea selatan, karena dapat bertemu banyak teman dari berbagai negara. “Saat lomba, bisa kenalan dengan berbagai peserta. Bahkan, saat lomba, kita diberi kesempatan kenalan dengan peserta di bagian kanan, kiri, depan, belakang, dan bertukar suvenir,” kenangnya.
Sama seperti yang dikatakan Muhammad Radja Adzka, ia mengaku dirinya mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu di ajang lomba WMI tersebut. “Seru, kenal banyak teman. Kalau soal yang diujikan, lumayan susah, tapi asyik,” lanjutnya.

Indra Bunayu, Ketua Yayasan Sekolah Al-Azhar Cairo Indonesia, mengatakan, pihaknya mengadopsi sistem pendidikan keagamaan Al-Azhar, Cairo, Mesir, dan pendidikan umum dari Eropa. Yakni menghafal Alquran dengan lingkungan sekolah yang nyaman dan menyenangkan. Tidak ada lagi PR yang membebani dan peningkatan kepercayaan diri anak lewat berbagai project dan event sekolah. “Hasilnya, siswa Sekolah Islam Al-Azhar Cairo Palembang berhasil meraih medali di ajang WMI di Korea Selatan,” katanya.

Sumber : https://sumeks.co.id

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini