Tokoh Silat Jawa Barat Bawa Silat Tradisional Banten Ke Benua Eropa

Tokoh Silat Jawa Barat Bawa Silat Tradisional Banten Ke Benua Eropa

Gending Raspuzi memberikan pelatihan pencak silat di Bandung, Minggu (29/7) © Garis Paksi

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Bandung. Pencak silat semakin diminati oleh komunitas internasional. Selain menjadi salah satu cabang olahraga baru yang dipertandingkan di Asian Games 2018, pencak silat juga akan kembali diperkenalkan di Eropa. Tokoh silat Jawa Barat Gending Raspuzi kembali dijadwalkan mengajarkan silat tradisional kepada para praktisi bela diri dalam rangkaian workshop di empat negara Eropa. Workshop silat tradisional ini adalah yang ketiga kalinya digelar di benua Eropa.

Gending dijadwalkan akan memberikan materi silat tradisional Sunda, Ulin Makao, kepada komunitas bela diri di lima kota seperti Hannover (Jerman), Rotterdam dan Maastricht (Belanda), Dublin (Irlandia), dan Saint-Brieuc (Perancis) selama bulan September 2018.

Ulin Makao sendiri adalah aliran silat yang berasal dari Banten. Nama aliran ini mengandung kata Makao karena pengembangnya memang memiliki hubungan dengan Cina.

“Pendekar silat Banten terdahulu terlibat duel dan kalah dengan pendekar yang berasal dari Cina Makau. Karena kalah duel, maka pendekar silat tersebut berguru kepada sang pendekar Cina Makao tersebut dan berhasil memenangkan duel berikutnya. Atas keberhasilannya, pendekar silat tersebut mengembangkan sistem bela dirinya dan dinamakan Ulin Makao,” tutur Gending di sela-sela Workshop Silat Ulin Makao di Lembaga Budaya Sunda Universitas Pasundan, Minggu (29/7).

Meskipun berasal dari Banten, nama Ulin Makao tidak banyak dikenal karena aliran ini memang memiliki banyak varian nama.

“Nama aliran silat seringkali diambil dari nama tempat asalnya, nama penyebarnya, atau nama permainannya. Misalnya, Maenpo Cikalong berasal dari Cikalong dan aliran Cimande dari Tarikolot di Bogor. Aliran Madi disebarkan oleh bang Madi.”

“Aliran Ulin Makao ini juga banyak sebutannya. Ada yang menyebut Ulin Abu, diambil dari nama pendekarnya Ki Abu Arwanta. Ada juga yang menyebut Ulin Sawah, karena merujuk pada tempat tinggal Ki Abu Arwanta,” lanjut Gending.

Gending sendiri mempelajari aliran Ulin Makao dari Agus Iim Suryana, Ki Asnawi, dan Ki Arba. Ia berasal dari perguruan silat Panglipur, Manderaga, Pagar Kancana, dan Sekar Pusaka, dan telah belajar secara pribadi kepada guru-guru silat dari berbagai aliran seperti Cimande, Sera, Sabandar, Timbangan dan aliran silat tradisional Sunda lainnya. Demi menjaga warisan ilmu silat tradisional agar tidak terlupakan, Gending mendirikan Lembaga Pewarisan Pencak Silat Indonesia (Garis Paksi) yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan pencak silat Indonesia, khususnya silat tradisional di Jawa Barat.

Dalam tiga tahun terakhir, Garis Paksi telah memberikan materi workshop lintas negara di lima negara Eropa, Dubai, dan Brunei Darussalam. Setelah Eropa, Gending akan memperkenalkan silat tradisional di Adelaide, Australia, di bulan November berikutnya.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga17%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang17%
Pilih Tak PeduliTak Peduli50%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Tahun lalu 1, Sekarang 10 Siswa Raih Medali Kompetisi Matematika di Korea Sebelummnya

Tahun lalu 1, Sekarang 10 Siswa Raih Medali Kompetisi Matematika di Korea

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Mohammad Shihab
@mohammadshihab

Mohammad Shihab

http://shihab.my id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.