Tradisi Unik Mengantar Calon Jamaah Haji di Gili Ketapang

Tradisi Unik Mengantar Calon Jamaah Haji di Gili Ketapang

http://yosianurvia.blogspot.com

di Kabupaten Probolinggo, pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) terbilang unik. Karena CJH dan ratusan warga Pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih dibawa dengan perahu hias. Belasan kapal motor hias jenis Jonggrang, terlihat beriringan memasuki Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo, pada Rabu pagi (25 Juli).

Tradisi warga Pulau Gili Ketapang mengantar Calon Jamaah Haji saat berangkat haji menggunakan kapal hias. Hal ini adalah sebuah tradisi turun temurun yang dilakukan warga saat musim haji. Warga menyebut kegiatan tradisi ini adalah 'Ngater Kajien'

sumber : koranmadura
sumber : koranmadura

"Selain mengharap berkah, ya untuk mendoakan semoga jama'ah diberikan selamat dan kelancaran yang hendak menunaikan ibadah haji ke tanah suci," ungkap salah satu warga, Amanjaya, yang dikutip dari suarajatimpost.com

Setelah kapal bersandar, calon jamaah haji diantar beramai-ramai ke lokasi. Sembari menunggu, warga satu persatu meminta supaya di panggil namanya di tanah suci. Mereka ada yang titip nama, foto keluarga, dan tanda tangan pribadi untuk di bawa serta ke tanah suci.

Lepas mengantar calon jamaah haji, biasanya warga akan meneruskan perjalanan untuk berziarah ke makam sunan dan para wali untuk mendoakan Calon jamaah haji.

Sumber : Detik, Pantura7.com, suarajatimpost.com

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau75%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Tradisi Basiara, Tradisi Penjadwalan Kunjungan Lebaran Asal Sulawesi Tengah Sebelummnya

Tradisi Basiara, Tradisi Penjadwalan Kunjungan Lebaran Asal Sulawesi Tengah

Perbedaan Tradisi Pencak Silat Indonesia dan Silat Malaysia Yang Sama-Sama Menjadi Warisan Budaya Dunia Selanjutnya

Perbedaan Tradisi Pencak Silat Indonesia dan Silat Malaysia Yang Sama-Sama Menjadi Warisan Budaya Dunia

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

Writer

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.