Ajang olahraga akbar empat tahunan tingkat Asia, Asian Games 2018 akan segera digelar di Indonesia. Palembang dan Jakarta akan menjadi dua kota tuan rumah untuk ajang Asian Games edisi ke-18 ini. Di momen penting ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi 40 cabang olahraga. Menariknya 10 cabang olahraga adalah cabang baru yang baru dipertandingkan tahun ini. 

Cabang-cabang baru ini merupakan olahraga yang cukup populer dan juga pamornya sedang meningkat di berbagai negara termasuk Indonesia. Bahkan salah satunya adalah olahraga yang memang asli berasal dari Indonesia. Kira-kira apa saja ya cabang olahraga baru itu ya? Berikut ini daftar 10 cabang olahraga baru di Asian Games 2018.

1. Basket 3x3

Cabang olahraga ini mulanya lahir dari jalanan. Permainan bola basket yang mulanya dimainkan lima lawan lima dimainkan menjadi tiga lawan tiga dengan tambahan satu pemain cadangan. Dari segi lapangan, olahraga ini juga berbeda dari olahraga aslinya, yakni hanya menggunakan setengah lapangan dengan satu keranjang saja. 

2. Kurash

Seni beladiri yang baru saja dipertandingkan ini merupakan olahraga yang berasla dari Uzbekistan. Beladiri ini memiliki gaya pertarungan yang mirip dengan gulat dan judo sehingga tampak banyak gerakan membanting dan kuncian. Hanya saja dalam Kurash kondisi bantingan berada dalam posisi berdiri pada kaitan atas, tidak diperkenankan menggunakan kaitan pada kaki. Menariknya, seni bela diri ini dipercaya merupakan yang tertua di dunia dengan umur sekitar 3.500 tahun.

3. Ju Jitsu

Ju jitsu terkadang disebut sebagai permainan caturnya seni bela diri karena sangat mengandalkan taktik dan strategi. Pertarungan dimulai dengan kedua atlet berdiri, namun tidak diperbolehkan meninju dan menendang, sehingga sebagian besar waktu dihabiskan dengan bergulat di lantai. Setelah dimulai, wasit hanya menginterupsi di saat-saat kritis. Pemenang ditentukan dari lawan yang menyerah karena kuncian di sendi atau cekikan. Selama 5 menit, para atlet dapat mengumpulkan nilai dari bantingan, menjatuhkan, posisi dominan, dan jurus yang menambah keunggulan dalam pertandingan.

4. Paralayang

Paralayang atau paragliding adalah olahraga yang menitikberatkan pada kemampuan mengendalikan parasut untuk terbang. Terdapat tiga jenis perlombaan paragliding: cross country, aerobatik dan bivouac (fly ultra). Namun, di Asian Games hanya cross-country dan aerobatik yang akan dilombakan

5. Jetski

Cabang olahraga jet ski Asian Games 2018 akan dipertandingkan di pantai Ancol dari 23-26 Agustus. Nomor yang dipertandingkan antara lain endurance runabout open, runabout 1100 stock, runabout limited, dan ski modified.

6. Pencak Silat

Seni beladiri tradisional Indonesia ini sebelumnya tak pernah dipertandingkan di Asian Games. Namun, Indonesia sebagai tuan rumah pesta olahraga se-Asia tahun ini berhak untuk menambah tiga cabang olahraga, salah satunya adalah pencak silat. Pencak silat menjadi salah satu andalah Indonesia untuk mendulang emas Asian Games.

7. Sambo

Sambo adalah singkatan dari SAMozashchita Bez Oruzhiya, yang berarti pertahanan diri tanpa senjata. Sambo berkembang di Rusia pada awal 1920-an. Kala itu Pasukan Merah Soviet ingin meningkatkan kemampuannya dalam bertarung tangan kosong. Olahraga ini menggabungkan teknik-teknik paling efektif dari gulat, judo, jujitsu, tinju, savate dan seni beladiri lain.

8. Panjat tebing

Cabang olahraga panjat tebing akan dipertandingkan di Jakabaring Sports City, Palembang pada 23-27 Agustus 2018. Kontingen Indonesia menargetkan dua emas dari cabang ini dari nomor speed putra dan putri.

9. Rollersport

Rollersport di Asian Games 2018 meliputi cabang olahraga skateboard dan sepatu roda (rollerskate). Kedua cabang olahraga tersebut akan dipertandingkan di Jakabaring Sport City Roller, Palembang.

10. Bridge

Bridge kontrak, atau sering disingkat dengan bridge saja, adalah permainan kartu yang dimainkan oleh empat orang yang terbagi menjadi dua tim. Bridge dimainkan dengan satu set kartu standar yang terdiri dari 52 kartu, yang dibagi menjadi 13 kartu untuk setiap pemain. Bridge tidak tampak sebagai olahraga, karena yang lebih bekerja adalah otak, bukan fisik.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu