Belasan Kebudayaan Bali Masuk dalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda. Apa saja?

Belasan Kebudayaan Bali Masuk dalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda. Apa saja?
info gambar utama

Indonesia memang negara yang memiliki ratusan atau bahkan ribuan kebudayaan yang tersebar diberbagai daerah. Warisan tersebut antara lain kuliner, acara adat, lagu-lagu daerah, dan lain-lain. 125 warisan budaya Indonesia dari 35 provinsi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2018 ini. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya berasal dari Bali.

13 budaya tersebut adalah Siat Geni Desa Adat Tuban, Jegog, Terompong Beruk, Megibung, Mesabat-sabatan Biu, Songket Beratan, Baris Wayang Lumintang, Tari Baris Cina, Basmerah, Ngarebong, Seni Lukis Batuan, Tari Taruna Jaya, dan Nyakan Diwang.

I Gusti Ngurah Bagus Mataram , Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, ketika dikonfirmasi oleh tribunnews pada Sabtu (4/8/2018) sore mengatakan, Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (nasional) ini ditetapkan Jumat (3/8/2018), di Hotel Millennium Kebun Sirih, Jakarta.

"Denpasar mengusulkan empat warisan budaya tak benda dan masuk keempatnya," kata I Gusti Ngurah Bagus Mataram yang dikuti dari laman Tribunnews.

Untuk Kota Denpasar sendiri, Warisan Budaya Tak Bendanya yaitu Tari Baris Wayang Lumintang sebagai seni pertunjukan, Tari Baris Cina Renon dan Sanur sebagai seni pertunjukan, Basmerah (Nyambleh Sasih Kanem) Desa Taman Pohmanis sebagai adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan, serta Ngarebong Kesiman sebagai adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan.

Ia juga menambahkan, Ini tujuannya agar warisan budaya tak benda terdaftar dalam portal inventarisasi nasional dan menghindari klaim-klaim dari negara tetangga, dan selanjutnya melalui tingkat nasional akan diteruskan menjadi tingkat dunia (warisan budaya dunia) oleh UNESCO.

Sumber : TribunNews Bali.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini