Hobi traveling memang tidak mengenal namanya usia, mungkin itu yang dibuktikan oleh pasangan Teddy Unggul Wicaksono (55) dan Yana Kusryanti (55).

Ibu Yana dan Bapak Teddy juga memperlihatkan perjalanannya ke sebuah akun Instagram @Indoasiaeuro_bycar. Mereka sering berpose di sejumlah spot-spot menarik, termasuk mengajak duta besar Indonesia di beberapa negara untuk berfoto bersama. Perjalanan mereka ini dilakukan pada Mei 2017 dan kembali di akhir Desember 2017 mereka kembali ke Indonesia. Mereka  mengendarai Toyota Fortuner keluaran tahun 2011 dan berplat nomor B 1891 PLO. Mobil yang dipakai telah menggunakan sistem penggerak all wheel drive atau 4x4.

 

4 Oktober 2017, otw Tbilisi, Georgia

A post shared by Yana Teddy (@indoasiaeuro_bycar) on

Penelusuran mereka dari kota ke kota tersebut mendapatkan banyak kesan menarik yang mereka dapatkan. Selain itu, perbedaan geografis alamnya juga akan sangat terasa. Jadi proses perjalanannya lah yang menjadi tujuan, dan kenikmatan tersendiri untuk mereka. Ia pun mencontohkan saat melalui Siberia melewati Tundra, yang sebelumnya belum pernah diketahui sampai bisa ia sentuh langsung saat keluar dari mobil)

Mereka yang tiba di Indonesia pada 5 Januari 2018, tersebut telah melalui 60.000 kilometer. Dengan rute Indonesia - Singapura - Malaysia - Kamboja - Laos - China - Rusia - Skandinavia - Norwegia - Swedia.

Hal yang menarik pada saat perjalanan mereka adalah mengunjungi setiap negara yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya. Itu merupakan kepuasan dan keasyikan tersendiri di masa tua.

 

21 Oktober 2017, Astana, Kazakhstan

A post shared by Yana Teddy (@indoasiaeuro_bycar) on

"Tiap negara memiliki keunikannya masing-masing, bisa merasakan kulinernya dari setiap negara, bangunan-bangunannya yang unik, juga manusianya," ungkap Ibu Yana saat yang dikutip saat wawancara bersama KompasTV.

Yang menarik bagi Bapak Teddy adalah interaksi dengan sesama orang dari setiap negara. Walaupun ia menjumpai kesulitan di beberapa negara yang tidak lazim menggunakan bahasa Inggris, namun ia cukup tertolong berkat teknologi penerjemahan dan guide setempat. "Eropa umumnya bahasa Inggis, tapi di Rusia itu kita gunakan Google translate-nya. Kalau di China ada pemandu wisata atau guide lokal ikut di mobil kita," ungkapnya saat wawancara bersama KompasTV

Perjalanan di Mei 2017 itu juga sempat mengundang penasaran para netizen, berapa biaya keseluruhan? Meski belum dijawab, untuk mengirim mobil lewat kapal ferry saja butuh biaya tak murah.

“Sekitar Rp 50 juta,” tulis @Indoasiaeuro_bycar membalas pertanyaan @andi__wii.

 

22 November 2017, otw Chengdu, China

A post shared by Yana Teddy (@indoasiaeuro_bycar) on

Karena regulasi di Indonesia mewajibkan setiap kendaraan menggunakan stir kanan. hal tersebut membuat mobil Fortuner putih itu ditempel dengan stiker ‘Right Hand Drive’.

“Tanda ‘Right Hand Driver’ di mobil jadi petunjuk pertama kalau kami kelihatan kagok di jalan,” tulisnya.

Di sejumlah negara memiliki aturan untuk penggunaan stir kanan dan kiri berbeda-beda. Dengan stiker ini diharapkan pengendara di belakang sedikit lebih paham dan memaklumi.

 

1 Oktober 2017, Cappadocia, Turkey

A post shared by Yana Teddy (@indoasiaeuro_bycar) on

mereka melakukan perjalanan keluar negeri, Yana dan Teddy rupanya punya misi khusus. Sebab, melihat stiker di samping pintu mobil tertulis logo Wonderful Indonesia, dengan latar Gunung  Bromo.

Sumber : KompasTV, Kompas.com, Liputan6.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu