Tiga Atlet Muda Indonesia di Gelaran Asian Games 2018

Tiga Atlet Muda Indonesia di Gelaran Asian Games 2018

Kontingen Indonesia di Ajang Asian Games 2018 © Liputan6.com

Pesta olahraga Asia tinggal menghitung hari. Banyak orang mulai berduyun-duyun datang ke Jakarta dan Palembang guna menyaksikan lahirnya anak-anak muda berbakat dan berprestasi dari negeri ini. Namun, rupanya banyak pula yang menarik dari gelaran Asian Games 2018 tersebut. Hadirnya atlet partisipan yang masih sangat muda, yang turut meramaikan kompetisi Asian Games 2018 pastinya juga memberikan warna tersendiri bagi gelaran kali ini.

Berikut di antaranya, tiga atlet termuda Indonesia yang juga akan membawa nama harum Indonesia di kancah Asia.

1. Sanggoe Dharma Tanjung

A post shared by S A N G G O E T A N J U N G✨ (@sanggoee) on

Di usianya yang baru menginjak 16 tahun, Sanggoe telah memberikan banyak prestasi bagi negeri ini. Atlet cabang skateboard tersebut memang tercatat sebagai salah satu atlet termuda di Asian Games 2018. Disebutkan dalam Kumparan bahwa Sanggoe mulai berlatih skateboard di usia 5 tahun. Di tahun 2014 ia bahkan pernah mengikuti kompetisi FISE World Malaysia dan menduduki posisi ketiga.

2. Mutiara Amanda

Mutiara Amanda (Biru) Atlet Sambo Indonesia Saat Berlaga di Turkmenistan Beberapa Waktu Lalu | Sumber: Tribun News
Mutiara Amanda (Biru) Atlet Sambo Indonesia Saat Berlaga di Turkmenistan Beberapa Waktu Lalu | Sumber: Tribun News

Perempuan berusia 17 tahun ini disebut akan turut meramaikan cabang olahraga bela diri Sambo. Bahkan disampaikan bahwa serangkaian persiapan telah dilakukan guna memberikan hasil terbaik demi Indonesia.

Sebagai seorang atlet, Mutiara sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan nasional maupun internasional. Ia juga pernah meraih perunggu di Turkmenistan, Turki.

3. Ceyco Georgia

Ceyco Georgia merupakan perempuan kelahiran Jakarta pada 24 Juni 1999. Ia adalah karateka andalan Tanah Air yang telah menggeluti cabor tersebut sejak kecil. Bakatnya bisa dibilang merupakan hasil dari minat yang telah dijajaki oleh tante dan kakaknya, yang rupanya telah menjadi atlet karate terlebih dahulu. Di tahun 2015, Ceyco berhasil menyumbangkan emas untuk Indonesia di ajang World Karate Federation. Berkat hal tersebut lah ia menjadi perempuan satu-satunya yang dapat menyumbangkan emas dari kelas junior +57 kg putri.

Turut bangga dan senang dengan hadirnya anak-anak muda berbakat negeri ini. Selamat bertarung dan berlaga di Asian Games 2018. Tunjukkan sportivitas untuk bangsa!

Bangga Indonesia!


Sumber: Kumparan

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau17%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Zohri, Sang Pelari Juara Dunia. Keterbatasan Bukan Pembatas. Sebelummnya

Zohri, Sang Pelari Juara Dunia. Keterbatasan Bukan Pembatas.

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon Selanjutnya

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon

Aninditya Ardhana Riswari
@anindityaar_1997

Aninditya Ardhana Riswari

anindityaardhana.wordpress.com

Perempuan dua puluh satu tahun. Bahagia saya sederhana, nonton film dan karaokean seorang diri cukup membuat saya sumringah. Menulis, membaca, dan menyanyi adalah tiga aktivitas yang saya lalui untuk mengisi waktu luang. Pecinta greentea dan penggemar berat band kawakan Indonesia, Kahitna.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.