Misi Ekspedisi Bumi Cenderawasih Mapala UI, Upaya Temukan Kekayaan Hayati Papua Barat

Misi Ekspedisi Bumi Cenderawasih Mapala UI, Upaya Temukan Kekayaan Hayati Papua Barat

© Imat Bagia Gumilar / unsplash.com

Papua Barat merupakan salah satu wilayah Indonesia dengan kekayaan hayati yang belum banyak dieksplorasi. Itu sebabnya banyak dilakukan ekspedisi untuk menguak keanekaragaman flora dan fauna di provinsi konservasi tersebut. Salah satu ekspedisi tersebut adalah Tim Besar Ekspedisi Bumi Cenderawasih (EBC) Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia.

Tim ekspedisi EBC dari Mapala UI tersebut akan melakukan kegiatan alam dan kegiatan sosial dalam beberapa kloter. Kolter II yang terdiri dari 31 anggota yang terdiri dari 1 instruktur 2 anggota tim darat arung jeram, 2 atlet telusur gua, 6 anggota tim dokuemntasi serta 21 anggota tim bakti sosial kesehatan. Tim kloter II menempuh perjalanan panjang dari Depok, Jawa Barat, sampai ke Pulau Biak menggunakan pesawat Hercules milik TNI. Selanjutnya, dari Biak mereka meneruskan perjalanan ke Manokwari menggunakan kapal feri.

Sementara tim besar kloter I telah berangkat 24 Juli 2018 memiliki rute yang sama seperti klolter II. Tim ini terdiri dari I terdiri atas gabungan 4 atlet arung jeram, 2 pilot paralayang, 2 penelusur gua, dan 2 tim base communication serta 5 orang tim support.

"Kami bersyukur atas semangat dan kesehatan yang tetap terjaga oleh segenap tim. Akhirnya kami dapat segera melakukan sesuatu untuk tanah Papua yang indah, tempat yang selalu istimewa bagi Mapala UI," kata Ketua Pelaksana Ekspedisi Bumi Cenderawasih- Fathan Qarib, seperti dikutip dari detikTravel.

Tim Ekspedisi Bumi Cendrawasih (Foto: dok. Mapala UI)
Tim Ekspedisi Bumi Cendrawasih (Foto: dok. Mapala UI)

Ekspedisi Bumi Cenderawasih adalah ekspedisi Mapala UI yang berlangsung sejak 24 Juli hingga 29 Agustus 2018. Agenda EBC terdiri atas bakti sosial kesehatan Bhakti Papua serta eksplorasi Pesona Alam Cenderawasih.

Misi Bhakti Papua sendiri merupakan misi yang telah berlangsung sejak tahun 1964 dan berkolaborasi dengan dokter dan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran (FK) UI, serta mahasiswa Fakultas Ulmu Keperawatan (FIK) UI dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI. Misi Bhakti Papua adalah untuk memberikan bantuan medis berupa pengobatan massal dan penyuluhan. Tim yang terlibat akan mendata dan memonitor kondisi kesehatan masysarakat di lima desa distrik Anggi dan Distrik Anggi Gida.

Sedangkan dalam misi Pesona Alam Cenderawasih, tim berfokus pada pengembangan wisata minat khusus di Papua Barat. Eksplorasi "Semoga seluruh hasil kegiatan ini, baik itu bantuan kesehatan dan pendataan kondisi kesehatan warga ataupun penelitian wisata minat khusus yang kami lakukan di Papua Barat dapat bermanfaat bagi warga Papua Barat itu sendiri dan Indonesia secara umum," jelas Ketua Umum Mapala UI, M Jazmi Dwi Hartono.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Selain Api Abadi Mrapen, Inilah 5 Api Abadi yang Ada di Indonesia Sebelummnya

Selain Api Abadi Mrapen, Inilah 5 Api Abadi yang Ada di Indonesia

1001 Cerita Dari Tanah Lot Pulau Jawa Selanjutnya

1001 Cerita Dari Tanah Lot Pulau Jawa

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.