Begini Ceritanya Pesawat Ini Bisa "Parkir" di Tengah Kawasan Kuta

Begini Ceritanya Pesawat Ini Bisa "Parkir" di Tengah Kawasan Kuta
info gambar utama

Bagi anda yang pernah mengunjungi Bali, mungkin anda pernah tidak sengaja melintasi sebuah bangkai pesawat yang "terparkir" permanen tanpa terbang lagi di beberapa kawasan. Saya pribadi pernah melihat sebuah bangkai pesawat yang tersusun rapi di perjalanan menuju kawasan pantai yang ada di Bali Selatan.

Bangkai Pesawat Nusa Dua | Sumber: Mentari Bali Holiday
info gambar

Karena memang bangkai pesawat tersebut bukan tujuan utama saya, saya tidak pernah berinisiatif untuk singgah maupun mencari tahu bagaimana cerita bangkai pesawat tersebut bisa terparkir di tengah-tengah keramaian kota. Namun memang sempat terlintas sebuah pertanyaan bagaimana sesungguhnya ia bisa berada disitu dan untuk apa keberadaannya disitu. Bangkai pesawat tersebut nampak tidak terawat dan "mati".

Kemudian saya tidak sengaja menemukan sebuah artikel yang menjawab pertanyaan-pertanyaan yang pernah singgah di dalam benak saya mengenai bangkai pesawat tersebut. Seorang penulis bernama Nat Kassel melalui Vice.commenuliskan sebuah artikel berjudul "We Got to the Bottom of Bali's Abandoned Plane Mystery" atau "Mengungkap Misteri Dua Bangkai Pesawat Terbengkalai di Bali."

Nat Kassel dalam Bangkai Pesawat di Kawasan Kuta, Kedonganan | Sumber: Nat Kassel / Vice
info gambar

Dalam artikel tersebut dituliskan oleh Nat bahwa ia memiliki keingintahuan yang sama mengenai bangkai pesawat yang berada di Bali tersebut, hingga akhirnya memutuskan untuk mengunjunginya dan mencari tahu bagaimana pesawat tersebut bisa berada disitu. Ia mengunjungi bangkai pesawat Boeing 737 yang berada di tengah-tengah pemukiman kawasan Kuta.

Jelas saja pesawat tersebut tidak jatuh saat terbang di tengah-tengah pemukiman tersebut. Letaknya pun tidak dekat dengan pantai manapun ataupun pertokoan, memang lebih dekat dari bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal tersebut menambah rasa penasaran bagaimana pesawat tersebut bisa berada disini tanpa mesin dan tampak tidak terawat.Sekumpulan pria di warung kopi dekat bangkai pesawat | Foto: Sulaiman / Vice

Sekumpulan pria di warung kopi dekat bangkai pesawat | Foto: Sulaiman / Vice

Saat Nat akhirnya mengunjungi bangkai pesawat tersebut, ia bertemu dengan beberapa pria yang sedang berkumpul di warung kopi dan mengetahui bahwa pesawat tersebut diurus oleh seorang bernama Sulaiman.

Dari Sulaiman lah diperoleh informasi bahwa pesawat ini dimiliki oleh seorang pria asal Jakarta bernama Arif. Uniknya ternyata pesawat ini dibeli oleh Arif di Jakarta, dibongkar dan dibawa ke Bali dalam empat buah kontainer kapal pada tahun 2015 lalu. Sejak saat itu pesawat tersebut berdiri di kawasan tersebut hingga kini.

Bagian dalam bangkai pesawat | Foto: Nat Kassel / Vice
info gambar

Rencana ke depan Arif adalah menjadikan bangkai pesawat tersebut sebuah restoran dan lokasi simulasi penerbangan. Sayangnya karena keterbatasan dana, Arif membutuhkan partner untuk mampu mewujudkan rencana ke depannya tersebut. Sayang sekali hingga saat ini rencana tersebut masih dalam proses. Oleh karena itu bangkai pesawat ini belum juga disulap menjadi restoran atau tempat simulasi penerbangan seperti yang diimpikannya.

Sulaiman, sang pengurus bangkai pesawat di Kawasan Kuta, Kedonganan | Sumber: Nat Kassel / Vice
info gambar

Untuk sementara ini, bangkai pesawat tersebut berfungsi sebagai salah satu destinasi wisata yang dapat anda kunjungi di Bali. Sulaiman akan menyambut anda dan bertugas untuk mengenakan tarif terhadap para wisatawan yang ingin berfoto-foto di area bangkai pesawat tersebut.

Sumber: Vice

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini