Selain di Jepang, Indonesia Juga Punya Pulau yang Penduduknya Kucing

Selain di Jepang, Indonesia Juga Punya Pulau yang Penduduknya Kucing
info gambar utama

Bagi pecinta kucing mungkin Pulau Tashirojima di Jepang adalah nama pulau yang tidak asing lagi. Pulau ini berisikan ratusan kucing yang bisa kita ajak bermain. Namun tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menyaksikan pulau yang penduduknya merupakan seekor kucing.

Adalah Pulau Dea-Dea, salah satu pulau yang terletak di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pulau tak berpenghuni ini bisa di akses selama 15 menit dengan menyebrang dari dermaga penyebrangan Belang-belang di Desa Tonyamang, Polewali Mandar. Namun, wisatawan yang datang hanya bisa melihat kucing-kucing ini dari jarak jauh.

Konon pada awalnya pulau ini mulai dihuni oleh beberapa kucing yang sengaja dibuang oleh warga. Namun seiring berjalannya waktu, kucing-kucing tersebut dapat survive dan hebatnya lagi dapat berkembang biak secara alami. Sehingga populasi kucing di pulau ini semakin bertambah. Kucing-kucing yang berada disini dapat bertahan hidup hingga berkembang biak dengan sehat tanpa butuh bantuan manusia.

Karena dibiarkan hidup secara alami, kucing-kucing yang berada di Pulau Dea-Dea ini menjadi liar sehingga menghindar saat bertemu atau disentuh oleh manusia. Pada pulau ini juga dibiarkan tidak ada tempat berteduh atau menginap yang bisa digunakan oleh manusia. Sehingga membuat pulau ini hanya berisikan kucing saja.

Mayoritas kucing yang berada di pulau ini berjenis kucing domestic dengan nama ilmiah Felis silvestris catus. Sumber makanan bagi para kucing ini berasal dari habitat laut dan pinggir pantai seperti kerang, keong, kepiting, dan ikan kecil.

Selain dapat melihat ratusan kucing, pulau ini juga menyajikan keindahan alam yang menakjubkan. Mulai bibir pantai yang masih alami hingga melihat pulau-pulau yang ada disekitarnya, membuat pemandangan “Pulau Kucing” ini menjadi salah satu pulau yang indah di Indonesia. Terlebih lagi kita dapat melihat matahari tenggelam dari bibir pantainya.


Sumber: Kompas.com, Triptus.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini