Seorang Honorable Mention di Kompetisi Matematika Internasional Bulgaria Asal Kalimantan

Seorang Honorable Mention di Kompetisi Matematika Internasional Bulgaria Asal Kalimantan

Pelajar asal Indonesia pada Kompetisi Matematika Internasional untuk Pelajar tingkat Universitas 2018 yang diadakan pada 22 hingga 28 Juli di Blagoevgrad, Bulgaria © Foto: ITS

Sie Evan Setiawan, seorang mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Jawa Timur mendapat sebuah panggilan terhormat pada Kompetisi Matematika Internasional untuk Pelajar tingkat Universitas 2018 yang diadakan pada 22 hingga 28 Juli di Blagoevgrad, Bulgaria.

Dikutip dari situs resmi ITS, Evan yang berasal dari Kalimantan sebelumnya telah berkompetisi di kompetisi matematika. Baru-baru ini ia memenangi emas di Olimpiade Nasional Matematika dan IPA 2018 pada bulan Mei lalu. Menurutnya matematika merupakan subjek yang paling ia gemari sejak kelas 1 SD.

Indonesian students at the 2018 International Mathematics Competition for University Students, held from Jul. 22 to 28 in Blagoevgrad, Bulgaria. (ITS/-)

Pelajar asal Indonesia pada Kompetisi Matematika Internasional untuk Pelajar tingkat Universitas 2018 yang diadakan pada 22 hingga 28 Juli di Blagoevgrad, Bulgaria. | Foto: ITS

Untuk kompetisi di Bulgaria, Evan menghabiskan waktu satu tahun penuh untuk persiapan dengan satu tim dari perguruan tingginya. "Latihan kami bisa memakan waktu hingga 4 jam per hari pada akhir pekan," ucapnya.

Saat kompetisi, Evan menyelesaikan 5 persoalan dalam 5 jam, dua hari berturut-turut. "Berada di kompetisi ini sudah melampaui ekspektasi saya, saya pada awalnya hanya menargetkan medali perak pada Olimpiade Nasional," sebutnya.

Evan menerima beasiswa pendidikan tinggi yang ditawarkan oleh ITS dan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi untuk pelajar dari daerah terpencil.

"Saya harap penghargaan ini bisa menginspirasi mahasiswa dengan beasiswa yang sama lainnya, sebagaimana kebanyakan penerima beasiswa tidak menyelesaikan sekolah. Saya ingin menunjukkan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia, bahwa kami para penerima beasiswa tersebut juga dapat mencetak prestasti," ucapnya.


Sumber: The Jakarta Post

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Penari Balet Muda Indonesia Raih Posisi Kedua Pada Taiwan Grand Prix International Ballet Competition Sebelummnya

Penari Balet Muda Indonesia Raih Posisi Kedua Pada Taiwan Grand Prix International Ballet Competition

Mayor Inf Alzaki, Perwira Indonesia Pertama yang Raih Penghargaan US Army Selanjutnya

Mayor Inf Alzaki, Perwira Indonesia Pertama yang Raih Penghargaan US Army

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.