Perusahaan konstruksi milik negara PT. Wijaya Karya (Wika) melalui PT. Gesits Technologies Indon (GTI) berencana untuk memproduksi 50,000 unit kendaraan roda dua listrik tahun ini.

A prototype Gesits electric motorcycle on display during the WOW Brands Festive Day 2017 in Jakarta. (JP/Anton Hermansyah)
Sebuah prototipe kendaraan roda dua listrik GESITS yang ditampilkan pada WOW Brands Festive Day 2017 di Jakarta | Foto: Anto Hermansyah / Jakarta Post

Presiden direktur Wika, Tumiyana menyebutkan bahwa model kendaraan roda dua Gesits singkatan dari Garansindo Electric Scooter ITS akan diluncurkan pada bulan September.

Dikutip dari Kompas menambahkan bahwa target produksi akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya, "Tahun depan akan diproduksi 100,000 hingga 150,000 unit."

Kendaraan yang dirakit oleh Gesits merupakan kendaraan dengan mesin otomatis dengan mesin bertenaga listrik  5 kilowatt yang mampu berfungsi hingga 80 sampai 100 km dalam satu waktu pengisian daya. Karena bertenaga listrik dapat dipastikan biaya bahan bakar pun menjadi lebih murah karena menggunakan tenaga listrik. Adapun durasi pengisian daya berkisar di waktu 1,5 hingga 3 jam.

Gesits akan diproduksi di pabrik Wika, Cileunfso, di(Ghulam Muhammad Nayazri)  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WIKA Targetkan Produksi 50.000 Motor Listrik Gesits hingga Akhir 2018", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/28/084700326/wika-targetkan-produksi-50.000-motor-listrik-gesits-hingga-akhir-2018..  Penulis : Ambaranie Nadia Kemala Movanita  Editor : Erlangga Djumena
Gesits akan diproduksi di pabrik Wika, di Cileungsi | Foto: Ghulam Muhammad Nayazri

Pada 2016 lalu Gesits telah lulus uji dari Jakarta hingga Bali dengan minor revisi yang telah diadakan di 2017.

Kendaraan roda dua tersebut dirakit dengan 89 persen komponennya berasal dari material lokal, diproduksi dan dirakit di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Sebelumnya, CEO GTI Harun Sjech mengatakan bahwa untuk sementara waktu ini, target pasarnya adalah perusahaan-perusahaan dan individu yang telah memesan.


Sumber: Jakarta Post | Kompas

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu