Mengintip Barisan Penata Rias di Balik Cantiknya Pembukaan dan Penutupan Asian Games 2018

Mengintip Barisan Penata Rias di Balik Cantiknya Pembukaan dan Penutupan Asian Games 2018

Inilah dia, mereka yang membuat Asian Games 2018 makin cantik © Sariayu Martha Tilaar

Asian Games benar-benar membuat hati kita semua berbunga-bunga. Setiap hari selama dua minggu, di arena maupun di televisi, sorak-sorai supporter membahana. Memang tidak selalu atlit kita yang jadi pemenang, tapi selalu saja merinding melihat mereka berjuang.

Bukan hanya para atlit yang bertanding yang selalu bisa membuat decak kagum dan hati kita terharu biru, tapi juga seluruh orang yang bekerja untuk kelancaran kegiatan ini, siang dan malam. Relawan hilir mudik di segenap penjuru kota, siap membantu atlit dan pengunjung. Aparat keamanan bekerja nonstop. Polisi Lalu Lintas hilir mudik memastikan jalanan lancar untuk para atlit. Petugas kebersihan, media, ticketing, dan banyak lagi. Semua sangat layak kita apresiasi setinggi-tingginya.

Satu lagi peran di balik layar yang sering luput dari perhatian orang tapi menarik untuk kita ketahui dan beri pujian adalah para penata rias. Jumlah mereka ada ratusan orang. Menata rias ribuan penampil saat acara pembukaan yang spektakuler. Dan juga acara penutupan nanti. Pekerjaan mereka tidak kalah penting dan menguras tenaga untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia bangga dengan helatan akbar ini.

Brand Lokal, Berlatih Ekstra, dan Geladi Resik

"Mereka semua harus menangani riasan sekitar 3.500 penampil yang merupakan gabungan dari penari profesional, pegiat seni, dan siswa-siswi SMA dalam waktu yang cukup singkat, yakni dua jam saja," Wulan Tilaar, Vice Chairwoman Martha Tilaar Group, membuka cerita.

Ya, Sariayu Martha Tilaar adalah brand lokal yang dipilih oleh INASGOC sebagai produk make up untuk merias para penampil pada acara pembukaan dan penutupan.

Tidak kurang dari 370 penata rias gabungan dari makeup artist profesional dari Sariayu dan Puspita Martha International Beauty School, serta dibantu oleh Komunitas Difabel Jakarta (Teman Tuli) bahu-membahu mengerahkan kemampuan mereka untuk menunjang penampilan ribuan penampil di acara pembukaan.

"Dari beberapa bulan sebelumnya, kami melakukan audisi untuk memilih para penata rias dan rambut profesional yang memang berkompeten untuk merias dalam waktu singkat, namun tetap berkualitas. Setelah itu beberapa minggu menjelang hari-H, kami terus rutin melakukan workshop," tambah Lucia Tan, Art Director Make Up & Hair Do Asian Games 2018.

Setelah itu pada lima hari menjelang Opening Ceremony, tim penata rias sudah berlatih di GBK, dan langsung menangani para penampil. “Hari pertama geladi resik di GBK boleh dikatakan cukup berat karena tim masih dalam tahap adaptasi, apalagi ruangannya juga sangat luas sehingga kami sebagai penanggung jawab harus ektra telaten dan mengawasi dengan teliti,” sambungnya.

Semakin mendekati hari-H dan mengikuti beberapa kali geladi resik, pada akhirnya seluruh tim rias sudah terbiasa dan mampu memberi hasil terbaik mereka. Masing-masing penata rias menangani satu orang sekitar 2-5 menit saja. Jadi dengan total 370 orang penata rias dan rambut, masing-masing menangani 10-20 orang penampil dengan konsep utama riasan #TheColorsofAsia.

“Untuk merias para performer kami menggunakan lima produk yaitu krim pelembap Sariayu Natural Gold Tinted Moisturizer, bedak Sariayu Natural Glow Two Way Cake, lipstik antara Sariayu Natural Glow Lipstik atau Lip Colour Matte, dan eyeshadow serta lipstik metalik koleksi Sariayu Color Trend 2018 Inspirasi Jakarta,” jelas Wulan Tilaar.

Namun tidak semua produk tersebut diaplikasikan kepada semua performer, disesuaikan juga dengan jenis tarian dan penampilnya, misalnya untuk riasan penampil anak-anak tentu harus lebih ringan. Sedangkan untuk penampil pria, memerlukan makeup effect guna membentuk kontur maskulin pada wajah serta tubuh mereka. “Semuanya pelru latihan intensif,” ujar Lucia.

Hasilnya? Kita semua sudah melihatnya, bukan? Bagaimana meskipun ribuan orang, dan tidak semuanya mendapat sorotan kamera secara close up, tapi mereka semua tampil cantik, gagah, dan menarik. Merepresentasikan warna-warninya budaya Indonesia, juga Asia.

Jadi tidak sabar menunggu besok, 2 September saat acara penutupan. Akan ada sekitar 1.500 pengisi acara yang akan tampil. Semuanya pasti akan membuat kita terkagum juga.

Konon, konsep acaranya akan berbeda dibandingkan acara pembukaan. Dan sekali lagi, ratusan penata rias juga sudah siap untuk bekerja ekstra mempersembahkan kemampuan terbaik mereka untuk membuat makin indah penampilan Indonesia. Salut!

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Sumber Foto dan Video: Martha Tilaar

Pilih BanggaBangga86%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli7%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau7%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kita Menyepi Sebentar di Pulau Sepa Yuk! Sebelummnya

Kita Menyepi Sebentar di Pulau Sepa Yuk!

Perairan di Indonesia dengan Kemunculan Lumba-Lumba (Bagian I) Selanjutnya

Perairan di Indonesia dengan Kemunculan Lumba-Lumba (Bagian I)

Wahyu Aji
@wahyu_aji

Wahyu Aji

http://www.wahyuaji.com

Good News from Indonesia

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.