Brand Indonesia yang Lolos di bazar Maison&Objet, Paris

Brand Indonesia yang Lolos di bazar Maison&Objet, Paris

Kuda kayu hasil desain Alvin © Sumber: Handout / Jakarta Post

Alvin Tjitrowirjo mempertunjukkan desain produknya dibawah brand miliknya yang diberi nama alvinT pada event yang akan datang, Maison&Objet, sebuah bazar gaya hidup yang akan diadakan di Paris-Nord Villepinte convention center, Paris, di mulai pada tanggal 7 kemarin hingga 11 September mendatang.

Dari benda-benda yang akan dipertunjukkan oleh alvinT adalah kuda kayu besar, kursi Malya, Loop stool, dan bangku. Semua benda ini dibuat dari jenis baru rotan bernama karuun, dikembangkan oleh perusahaan manufaktur asal Jerman.

Kuda kayu hasil desain Alvin | Sumber: Handout / Jakarta Post
Kuda kayu hasil desain Alvin | Sumber: Handout / Jakarta Post

"Karuun sesungguhnya merupakan sebuah teknik mewarnai baru untuk rotan. Biasanya rotan disemprot menggunakan zat pewarna dari luar, namun (karuun) semacam disuntikkan dengan warna, jadi saat dipotong kita bisa melihat di bagian dalamnya juga berwarna," ucap Alvin seperti yang dikutip dari Jakarta Post.

Alvin menyebutkan bahwa teknik mewarnai baru tersebut telah dipatenkan dan perusahaannya memastikan bahwa rotan tersebut berkelanjutan berasal dari Aceh dan Kalimantan.

"Sesungguhnya, nama karuun merujuk pada materialnya," ucap Alvin, "dan saya mendesain (produknya) menggunakan material tersebut."

Produk yang didesain oleh Alvin memiliki warna pastel, bertujuan untuk tampilan kontemporer.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Loop stool | Sumber: Handout / Jakarta Post

Moment ini merupakan ketiga kalinya Alvin menunjukkan desainnya di Maison&Objet, dimana ia berbagi booth N20 di Hall 5A dengan desainer tekstil berkebangsaan Belanda Nikkie Wester. Pada Januari lalu, Alvin menunjukkan desainnya di Maison&Objet, di booth rotan Yamakawa.

Sebelumnya Alvin berkolaborasi dengan brand fashion Indonesia, Sejauh Mata Memandang untuk dipertunjukkan di Maison&Objet 2017.

Alvin menyatakan bahwa untuk dapat menunjukkan hasil karyanya di ajang prestis seperti ini bukanlah hal yang mudah, ia harus melewati proses seleksi yang cukup menantang.

Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga73%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pilinan Bambu di Jantung Jakarta Sebelummnya

Pilinan Bambu di Jantung Jakarta

Pesan Perdamaian Melalui Rumah Sakit Indonesia di Myanmar Selanjutnya

Pesan Perdamaian Melalui Rumah Sakit Indonesia di Myanmar

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

I work here because I value positivity. In the midst of social media era I wish that everyone builds harmony through positivity, so I start from myself.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.