Go-Viet, aplikasi yang menawarkan berbagai layanan yang didukung oleh Go-Jek akhirnya resmi beroperasi di Hanoi, Vietnam. Peluncuran Go-Viet dihadiri pula oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Transportasi Vietnam, Nguyen Van The.

Seperti halnya Gojek, Go-Viet menawarkan layanan transportasi roda dua Go-Bike dan layanan pengiriman kurir Go-Send. Dengan meluncurnya aplikasi tersebut di Hanoi ini, berarti Go-Viet sudah hadir di dua kota besar di Vietnam, setelah sejak 5 pekan lalu beroperasi terbatas di Ho Chi Minh.

Duc Nguyen, CEO dan Co-Founder Go-Viet mengatakan, hanya butuh waktu 6 minggu, aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 1.5 juta kali, walaupun layanannya belum resmi diluncurkan dan beroperasi secara penuh.

Tidak hanya layanan ojek online saja, Go-Viet juga menyediakan akses terhadap tambahan pendapatan kepada mitra pengemudinya. Sampai saat ini, sekitar 25 ribu mitra pengemudi telah bergabung dengan platform Go-Viet.

Peluncuran secara resmi Go-Viet yang diagendakan kemarin, dihadiri oleh ratusan pemangku kepentingan dan media, termasuk Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi; dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. Sementara dari Vietnam adaKepala Kantor Presiden, Dao Viet Trung; Wakil Menteri Luar Negeri, Nguyen Phuong Nga; dan Wakil Kepala Komite Keselamatan Berkendara Nasional, Khuat Viet Hung.

Nadiem Makarim, CEO and Founder Go-Jek, pada kesempatan yang sama juga mengatakan kebanggaannya bahwa teknologi Indonesia yang unik dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di negara lain. Ia juga menyatakan optimisme bahwa Go-Viet dapat bersaing di Vietnam.

Peluncuran Go-Viet merupakan awal dari ekspansi internasional Go-Jek yang sudah diumumkan sebelumnya. Setelah Vietnam, operasi di Thailand, Singapura dan Filipina sudah masuk dalam rencana.

Selain Go-Ride dan Go-Send, nantinya juga akan menawarkan layanan lain seperti layanan transportasi roda empat, Go-Car, layanan pesan-antar makanan, Go-Food, dan layanan uang elektronik Go-Pay di Aplikasi Go-Viet.

Sumber : katadata, Nikkei Asian Review

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu