Pernah Bertanya-tanya Mengenai Simbiosis Mutualisme antara Udang Pistol dan Ikan Goby

Pernah Bertanya-tanya Mengenai Simbiosis Mutualisme antara Udang Pistol dan Ikan Goby
info gambar utama

Ikan yang satu ini memang tidaklah terlalu besar ukurannya, rata-rata hanya 1-5 cm saja, walaupun ikan ini juga bisa mencapai ukuran 10 cm pada jenis tertentu. Ikan Goby banyak ditemukan di perairan tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Mayoritas spesies termasuk keluarga Gobiidae.

Ikan ini berhabitat di sepanjang pantai, hamparan pasir dan di antara karang di dalam lautan . Dua sirip di punggung ikan goby, adalah salah satu ciri yang mudah dikenali.

Mudah menemukannya, belum tentu mudah pula mengabadikannya. Ada banyak faktor yang menyebabkan si goby cukup sulit diabadikan, seperti sifatnya yang selalu bereaksi terhadap gerakan yang mendekatinya. Ikan Goby akan dengan cepat lari atau bersembunyi jika ada sesuatu yang dianggapnya membahayakan dirinya.

Ikan Goby yang mudah ditemukan di perairan tropis dan subtropis, termasuk Indonesia | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
info gambar

Selain itu, ada hal yang sangat unik dalam hidup si ikan goby. Ikan mungil ini dalam hidupnya menjalin hubungan saling menguntungkan atau simbiosis mutualisme dengan hewan lainnya, yaitu si udang pistol.

Udang pistol (Alpheus spp.) merupakan anggota Krustasea yang bertubuh kecil, kuat, dan biasanya banyak dijumpai di perairan dangkal, terutama di terumbu karang di daerah tropis dan subtropis. Udang Alpheus juga dikenal snapping shrimp, karena dapat menimbulkan bunyi yang meletik disaat predator menyerang.

Jenis udang pistol marga Alpheus menyebar luas di perairan tropis dan subtropis. Dengan seperti di terumbu karang, di lubang pasir di daerah pasang surut dan di dalam lumpur di perairan hutan mangrove, serta hidup sebagai simbion dari beberapa hewan invertebrata seperti, anemon, ekhinodermata, annelida, spons dan ikan (banner & banner 1966, dan abele & felgenhauer 1982).

Udang pistol (Alpheus spp.) banyak dijumpai di perairan dangkal, terutama di terumbu karang di daerah tropis dan subtropis | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
info gambar

Ikan goby dan udang pistol tinggal di dalam lubang yang sama, di dasar perairan yang dangkal, dengan kedalaman sekitar 3 – 5 meter. Sepanjang kehidupannya ikan goby dan udang pistol ini hidup bersama. Dan kehidupan tersebut dilalui secara akur, saling memberi dan menjaga.

Kehidupan bersama tersebut dimulai dengan penggalian lubang tidak begitu dalam, sekitar 5,5 cm dan berdiameter 3,5 cm oleh udang Alpheus. Lubang tersebut berfungsi sebagai tempat tinggal dan akan dihuni bersama. Biasanya ikan gobi hanya akan tinggal sementara saja di siang hari, sedangkan pada malam hari akan digunakannya sebagai tempat beristirahat.

Ikan Goby dan Udang pistol (Alpheus spp.) sepanjang kehidupannya ikan goby dan udang pistol ini hidup bersama. Dan kehidupan tersebut dilalui secara akur, saling memberi dan menjaga | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
info gambar

Kedua jenis hewan ini mempunyai aktivitas mencari makan siang dan malam hari. Waktu mereka keluar dari lubang tidak tepat, tergantung dari aktivitas yang akan dilakukan oleh kedua hewan tersebut.

Saat akan keluar dari lubang, ikan gobi akan “menuntun” udang pistol. Ikan gobi akan berada di posisi terdepan dan udang pistol akan menempelkan antenenya, pada ekor ikan. Mereka akan selalu “bergandengan” hingga di luar lubang. Demikian pula bila mereka kembali masuk ke dalam lubang. Udang akan berjalan mundur, dengan posisi tetap di belakang dan bergandengan.

Ikan Goby dan Udang pistol (Alpheus spp.) sepanjang kehidupannya ikan goby dan udang pistol ini hidup bersama. Dan kehidupan tersebut dilalui secara akur, saling memberi dan menjaga | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
info gambar

Hal ini selalu dilakukan, karena udang pistol tidak dapat melihat dalam gelap menyerang.

Dan ikan goby, akan segera menggoyangkan ekornya, apabila merasa akan ada bahaya. Getaran itu lah yang memberi tahu si udang pistol yang memang tidak mempunyai penglihatan yang bagus. Dan hampir setiap saat udang pistol mendorong pasir dari dalam lubang mereka, karena menjaga lubang tempat tinggalnya senantiasa luas, cukup untuk dihuni bersama.


Sumber: Diposting ulang dari Mongabay Indonesia atas kerjasama dengan GNFI

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini