Raksasa e-Commerce Asal AS ini pun Mencoba Peruntungan di Pasar Indonesia

Raksasa e-Commerce Asal AS ini pun Mencoba Peruntungan di Pasar Indonesia

Getty Images

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Raksasa e-commerce asal Amerika Serikat (AS), Amazon, serius memasuki pasar Indonesia. Sebelum memulai operasinya di Indonesia, Amazon berdiskusi dengan pemerintah mengenai ketentuan investasi dan perpajakan di Indonesia.

"Saya sedang berdiskusi dengan Amazon yang berencana masuk ke Indonesia. Saya mau memastikan mereka memenuhi regulasi di Indonesia, terutama kesiapan dalam membayar pajak," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Forum Jamuan Makan Malam Panitia Nasional IMF Meeting di Kantor Kemenko Maritim, dikutip dari Katadata News.

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah sudah memiliki pengalaman untuk menarik pajak raksasa teknologi seperti Google Inc. Pemerintah juga ingin menerapkan hal yang sama untuk Amazon. Kesuksesan pemerintah menarik pajak dari raksasa teknologi global ini menarik perhatian dari negara tetangga. "Di World Economic Forum (WEF) kemarin, pemerintah Vietnam bertanya bagaimana Indonesia bisa sukses memajaki Google," ujar Menteri Keuangan.

Negara lain yang mendapatkan penerimaan pajak dari Google adalah Inggris, India, dan Australia. Kewajiban pajak Google per tahun mencapai Rp 450 miliar berdasarkan asumsi margin keuntungan sebesar Rp 1,6 triliun-Rp 1,7 triliun per tahun menurut perhitungan Direktorat Jenderal Pajak.

Setelah Singapore, Indonesia Menjadi Negara ke-2 target Amazon

Indonesia akan menjadi negara kedua yang menjadi fokus ekspansi Amazon di Asia Tenggara. November tahun 2017, Amazon memulai ekspansinya di Asia Tenggara melalui operasinya di Singapura. Di negara tersebut, Amazon melalui layanan pengiriman e-commerce reguler Amazon, Amazon Prime, dan Amazon Prime Now.

Amazon membidik potensi 600 juta konsumen di Asia Tenggara, sama seperti para pemain e-commerce global lainnya, seperti Alibaba dan Tencent yang sudah lebih dahulu masuk. Alibaba berinvestasi di Lazada dan Tokopedia sedangkan Tencent masuk melalui JD.com dan Shopee.co.id. Menurut Statista, pasar e-commerce di Asean akan tumbuh dari US$ 6 miliar pada 2015 menjadi US$ 88 miliar pada 2025.

Nilai Penjualan e-Commerce Ritel Indonesia dari tahun ke tahun membuat Amazon semakin tergiur membidik pasar Indonesia

sumber : databoks, Katadata News
sumber : databoks, Katadata News

Sumber : Kadadata News, Databoks

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli13%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau13%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Belantara Hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jantung Kehidupan Suku Tengger Sebelummnya

Belantara Hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jantung Kehidupan Suku Tengger

Cara Menggandakan Aplikasi pada iPhone, Bisa untuk WA, Line, Facebook, dan Instagram Selanjutnya

Cara Menggandakan Aplikasi pada iPhone, Bisa untuk WA, Line, Facebook, dan Instagram

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.