Bahasa Indonesia Go International!

Bahasa Indonesia Go International!
info gambar utama

Adakah yang sedang mempelajari atau mengikuti kursus-kursus bahasa asing? Bahasa apa saja yang sedang ramai diminati orang Indonesia? Bahasa Jepang? Bahasa Korea? Atau sedang memantapkan kemampuan berbahasa Inggris?

Nah, sekarang, kita coba juga pelajari tata bahasa kita, bahasa Indonesia, yuk! Karena ternyata bahasa kita juga banyak dipelajari oleh negara-negara di luar negeri, bahkan menjadi program studi khusus, loh! Selain membanggakan, hal tersebut juga dapat menjadi kesempatan berkarier di luar negeri sambil menjadi duta bangsa dan bahasa Indonesia.

Memang sejak 2017 lalu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dadang Sunendar telah mengatakan bahwa bahasa Indonesia sudah diajarkan di 45 negara dan 250 lembaga di luar negeri baik dari pihak negeri mau pun swasta.

Pengiriman guru bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) juga meningkat, yang semula 14 guru pada 2015 menjadi 185 guru pada 2017. Namun jumlah tersebut dirasa masih sedikit dibandingkan permintaan peminat bahasa Indonesia di luar negeri. Nah, para lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia punya kesempatan emas, nih!

Adapun latar belakang peminatan bahasa Indonesia yang dibuka di negara-negara luar beragam, namun yang paling jelas adalah alasan bisnis. Sampai di sini, terlihat bahwa Indonesia sangat diperhitungkan di kancah bisnis internasional, ya!

Misalnya di Kanada, negara yang banyak menjadi sasaran para pencari kerja Indonesia karena pendapatan yang tinggi dengan biaya hidup cukup terjangkau. Juga di Vietnam, yang pada akhir 2007 lalu menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di sana yang sejajar dengan bahasa Inggris dan Perancis, yang dilatarbelakangi meningkatnya hubungan bilateral Indonesia-Vietnam.

Australia juga tidak ketinggalan masuk ke dalam list negara yang membuka mata kuliah bahasa Indonesia sebagai program studi khusus. Dilansir IDN Times, ada 500 sekolah dasar di Australia yang mengajarkan bahasa Indonesia. Wuih, makin bangga, ya!

Negara-negara Asia lain seperti Jepang dan Korea Selatan juga sangat antusias mempelajari bahasa Indonesia. Di Korea Selatan sendiri, selain dibukanya program studi bahasa Indonesia di salah satu kampusnya, juga banyak mengirim pelajar-pelajarnya untuk belajar bahasa Indonesia di negara kita langsung!

Perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia (UI) bahkan membuka program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) yang selalu ramai pendaftar. Sst, mereka juga dapat berkomunikasi dengan mahasiswa di UI dengan bahasa Indonesia yang baik, loh!

Kurang jauh? Ada negara Ukraina yang membuka program studi Bahasa Indonesia di salah satu kampusnya di Taras Shevcenko National University of Kyiv sejak 2012, juga di negara Suriname dan juga.....Hawai! Suriname sendiri memang memiliki populasi penduduk berdarah Jawa di sana, dan hebatnya bahasa Indonesia dapat bertahan dan berkembang di sana!

Bahkan berdasarkan pengalaman dari Pandji Pragiwaksono, komedian Indonesia yang sempat berkeliling dunia dalam rangka tur dunia stand-up comedy Pragiwaksono tour 2018, di Afrika ada yang dapat berbahasa Indonesia! Indonesia dan Afrika memang memiliki kerja sama dalam bidang sumber daya dan mineral, seperti yang disebutkan di IAF 2018 April lalu.

Nah, yuk makin kita asah juga kemampuan berbahasa Indonesia kita agar tidak sampai ketinggalan dengan penutur asing! Selain itu, tentu membanggakan bukan bila kita dapat kesempatan mengajar sekaligus menjadi duta bangsa dengan membawa bahasa Indonesia makin dikenal di luar sana?

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini