MENTARI DARI TURKI – “MERAJUT CITA BUMI SERUMPUN SEBALAI”

MENTARI DARI TURKI – “MERAJUT CITA BUMI SERUMPUN SEBALAI”
info gambar utama

Perlu disadari bahwa dimanapun insan Indonesia berada, pada tanah air tercintalah mereka akan kembali dan mengabdi. Di tahun 2018 ini, menjadi tahun ke-4 diselenggarakannya program Mentari dari Turki. Sebuah program pengabdian pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Turki pada kali ini menentukan tempat di Desa Gunung Riting, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung dengan mengusung tema “Merajut Cita Bumi Serumpun Sebalai” dengan tujuan untuk membantu terwujudnya desa yang mandiri dengan memperhatikan 5 (lima) aspek kehidupan; Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial-Budaya dan Pariwisata. Disamping itu pada program yang dilaksanakan dari 5-12 Agustus 2018 ini, PPI Turki juga mendatangkan Avida Lale (Runner up 2 Puteri Muslimah 2018) dan Beyza Demir (Puteri Muslimah Berbakat Asia 2018 dari Turki dengan tujuan akan adanya pertukaran pengetahuan budaya dan promosi yang lebih aktual.

Hari pertama, diawali dengan penyambutan kedua bintang tamu Puteri Muslimah 2018 oleh warga dan anak-anak pramuka perwakilan tiap gugus depan di kecamatan Membalong dan regu pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Belitung. Pada acara pembukaan ini turut hadir juga Bupati Kabupaten Belitung Sahani Soleh, S.Sos disertai dengan pelepasan balon sebagai simbol telah dimulainya program Mentari dari Turki. Sebanyak lebih dari 100 orang warga desa hadir untuk menyaksikan pembukaan program pengabdian masyarakat ini. Dalam sambutannya, Gesta F Nurbiansyah, Ketua PPI Turki 2018/2019 menyampaikan bahwa: “Mentari dari Turki adalah salah satu langkah awal para pelajar Indonesia di Turki sebelum nantinya lulus kembali dan berkontribusi untuk negeri tercinta”.

Sesi Pelepasan Balon (sumber : PPI Turki)
info gambar

Di hari yang sama seminar pendidikan bertema “Mempersiapkan Para Tunas Bangsa yang Produktif, Kreatif dan Inovatif untuk Kemajuan Bumi Pertiwi yang dihadiri oleh 55 peserta dari Kwartir Ranting Kecamatan Membalong dilaksanakan dengan Marbawi A. Katon, S.Sos., M.Si sebagai narasumber. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi ekonomi dari Bpk. Waluyo Sutopo (Tim Ahli Pertanian CV. Nes Gemilang Internasional) dan Bpk. Rofik Hananto, S.E (Direktur Pemasaran Herbal Network Indonesia) dengan tema “Ekonomi, Untuk Kehidupan Kini dan Nanti” dihadiri oleh 21 orang peserta perwakilan petani di Desa Gunung Riting.

Kemudian pihak Mentari dari Turki melakukan program pemeriksaan kesehatan gratis bekerjasama oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia ) Kabupaten Belitung dengan tema “Hidup sehat, Raga Kuat, Produktif Melesat” serta dihari langsung oelh Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah dan Swasta di Kabupaten Belitung untuk pemeriksaan kesehatan kali ini. Dilanjutkan dengan pembagian 300 paket sembako untuk untuk warga Desa Gunung Riting yang bekerjasama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) dan 1 buah laptop yang sudah diserahkan oleh tim ACT cabang Sumatera Selatan kepada Kepala Sekolah SDN 16 Membalong. Dalam kegiatan kesehatan tersebut warga yang hadir mencapai 103 orang.

Acara pada hari kedua diawali dengan upacara dan ice breaking dari para panitia dan volunteer, dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengajar non-formal dengan tema “Sejuta Mimpi Anak Negeri” di sekolah SDN 16 Membalong untuk kelas 1-5 dan kelas 6 di Bukit Gunung Riting yang disertai pemberian postcard dari pelajar Indonesia di Turki untuk memotivasi para siswa di Belitung agar tidak patah semangat dalam mengejar mimpi dan meraih pendidikan setinggi-tingginya. Dalam kesempatan tersebut diselenggarakan juga lomba membuat mading impian tiap kelas yang diliput oleh Tim dari program Lentera Indonesia, NET TV. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Budayaku, bertema “Budayaku Identitasku”. Pada acara yang diselenggarakan dibalai desa Gunung Riting tersebut diisi oleh Primalita Putri Distina (Duta Wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2008) dan Cinderi Maura Restu, S. Farm (Putri Indonesia Bangka Belitung 2016) serta penampilan tari-tarian oleh Sanggar Desa Gunung Riting yang dimana mengenalkan dan mengjarkan tarian adat khas Belitung kepada 2 Puteri Muslimah Asia dari Turki dan dihadiri oleh para warga setempat. Terakhir dilanjutkan dengan maenari bersama khas Turki yaitu Damat Halayı yang dipimpin oleh 2 Puteri Muslimah Asia dari Turki

Kegiatan KBM non formal (sumber : PPI Turki)
info gambar

Di hari ketiga panitia dan volunteer dari Mentari dari Turki kembali melaksanakan proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) non-formal di SDN 16 Membalong dengan tema “Ada apa dengan Turki?”. Kelas 1-5 kegiatan dilaksanakan di sekolah dan kelas 6 di pantai yang tidak jauh dari Desa Gunung Riting. sebelum dimulai, anak-anak dikumpulkan di halaman sekolah untuk menunjukkan yel-yel dan mading tiap kelas yang sudah dipersiapakan untuk dinilai langsung oleh 2 Puteri Muslimah Asia dari Turki. Akhirnya lomba yel-yel terbaik dimenangkan juara 1 dari kelas 5, juara 2 dari kelas 6, dan juara 3 dari kelas 4 dan mading impian terbaik dimenangkan oleh kelas 1 sebagai juara 1, kelas 5 juara 2, dan kelas 3 juara 3. Untuk KBM yang dilaksanakan di sekolah diisi dengan kelas inspirasi oleh Karya Muda Belitung (KMB) panitia seputar kehidupan di luar negeri dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Setelah itu kegiatan beralih menuju ke pantai untuk melaksanakan kerjabakti bersama warga. Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah-rumah warga dengan tujuan sebagai pendekatan dan sharing hearing seputar permasalahan sehari hari warga di sekitar desa Gunung Riting.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Acara pada hari-hari selanjutnya yakni hari ke-4 hingga ke-8 berjalan seputar dengan pariwisata dimana kedua bintang tamu disuguhi dengan pagelaran drama kisah kehidupan di Belitung oleh Karang Tarunda dan panitia serta diajak menari tarian Belitung yakni Campak. Kegiatan Pesona Belitung Beach Festival pun tak luput dalam rangkaian kegiatan. Belitung dengan pesona pantainya seperti Pantai Tanjung Tinggi juga dikunjungi. Terdapat pula 6 pulau Indah di pesisir Utara Belitung yakni Pulau Burung Garuda, Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar, Pulau Kelayang, Pulau Kepayang, dan Pulau Lengkuas yang menjadi tujuan program ini.

Semua rangkain kegiatan telah terlaksana baik dengan hambatan yang bisa diselesaikan oleh panitia. Acara kemudian berakhir dengan output utama diantaranya :

  1. Penetapan Desa Gunung Riting sebagai salah satu desa binaan bersma PPI Turki.
  2. Pembangunan Taman Baca Masyarakat Desa Gunung Riting.
  3. Penetapan Putri Muslimah Turki sebagai Duta Wisata Kabupaten Belitung.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Usamah Taqiyuddin selaku ketua panitia menuturkan: “kegiatan yang didukung oleh pihak perwakilan Indonesia di Turki; KBRI Ankara, KJRI Istanbul dan pihak lainnya baik di Turki dan Indonesia seperti Istanbul Sabiha Gokcen International Airport, Kimia Farma, ACT, NET TV dan lainnya ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian yang dikemas dalam konsep Desa Binaan PPI Turki Bersama, yang mengembangkan sebuah desa yang berkekurangan menjadi sebuah desan mandiri dengan memperhatikan pengembangan pada 5 sektor kehidupan, yaitu; Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial dan Budaya, dan Pariwisata. Kegiatan ini juga menjadi sebuah persembahan bakti Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki untuk Indonesia”.

.

.

.

Sumber : PPI Turki

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini