Dengan Latihan yang Ketat, Mereka Sukses Bersama Alat Musiknya

Dengan Latihan yang Ketat, Mereka Sukses Bersama Alat Musiknya

Pianos Plus

Dewasa ini, Anak Bangsa makin menunjukkan taringnya bahkan di kancah Internasional. Khususnya dari Industri musik. Kegigihan anak bangsa membuahkan hasil yang cukup memuaskan. Karena kerja keras dan latihan tiada akhir, mereka yang ingin sukses akan menemui hasilnya.

Hal ini dirasakan oleh Jubing Kristianto, anak bangsa yang lahir 52 tahun lalu. Jubing handal dalam memainkan gitar. Ia dibesarkan oleh orangtua yang mencintai musik. Di usia 12 tahun, Jubing kecil sudah tampil bergitar mengiringi teman-teman sekolahnya dalam konser publik.

Kecintaan terhadap gitar membuatnya ingin belajar kepada Suhartono Lukito di Yamaha Music School di Semarang. Prestasinya mulai terlihat saat Jubing lolos di final Yamaha Festival Gitar Indonesia (YFGI) 1982 untuk bagian bebas atau non klasik. Sejak itu Jubing kerap mengikuti YFGI-selalu di kategori bebas. Empat gelar juara I (tahun 1987, 1992, 1994, dan 1995) ia raih. Tahun 1984 ia meraih Distinguished Award pada Festival Gitar Yamaha se-Asia Tenggara di Hongkong.

Tahun 2007 Jubing meluncurkan CD album solo gitar pertamanya "Becak Fantasy" yang diproduksi label IMC Record. Album pertama tersebut membuat Nama Jubing makin dikenal oleh masyarakat luas. Kesuksesan album pertamanya melahirkan album-album berikutnya: "Hujan Fantasy" (2008) dan "Delman Fantasy" (2009) yang tetap didominasi permainan solo gitar akustik. Pada Agustus 2008, Jubing mulai masuk kedalam dunia perfileman, tepatnya sebagai penata musik untuk film layar lebar "Kita Punya Bendera" yang disutradarai Steven Purba. Film anak-anak bertema ke-bhinneka-tunggal-ika-an ini, telah diputar di bioskop dan di berbagai sekolah di Indonesia.

-

Selain Gitar, ada juga seseorang yang memiliki bakat luar biasa dengan Drumnya. Alvin Eka Putra, pemuda yang lahir 6 Desember 1987, awalnya kurang mendapatkan dukungan orang tuanya untuk belajar dan bermain drum, ia sering kabur dari rumah hanya untuk latihan drum di rental studio. Hingga pada usia 12 tahun, orang tua Alvin membelikannya satu set drum bermerek Yamaha. Sejak saat itu, orang tuanya memperbolehkan ia untuk belajar secara resmi.

Alvin kecil sering tampil di acara musik di sekolah, ia mulai rutin mengikuti berbagai festival drum individual antar sekolah. Tak heran di rumahnya, Alvin mengoleksi belasan piala penghargaan. Lulus dari SMA, Alvin masuk ke perguruan tinggi musik dan khusus mengambil spesialisasi drum.

Pada tahun 2008, Alvin bergabung dengan Cemetery Dance Club ( Trance Metal ), setelah itu ia memutuskan untuk bergabung dengan group band Noxa pada tahun 2009.

Berkat kegigihan dan kerja keras Alvin dan teman-temannya, Noxa mendapat kesempatan menjadi Band Metal Indonesia pertama yang tampil di Eropa pada event Obscene Extreme Festival Czech Republic pada tahun 2010.

-

Para millenials pasti tidak asing dengan anak bangsa yang satu ini, musisi yang lahir di Kota Bandung, Isyana Sarasvati juga menjadi salah satu Anak Bangsa yang sukses meraih berbagai penghargaan dan nominasi di tingkat nasional maupun Internasional. Tidak seperti anak perempuan pada umumnya yang bermain boneka, sejak keci Isyana memang tidak bisa lepas dari piano. Setiap hari, Isyana kecil selalu menghabiskan waktu di depan pianonya. Bahkan, sejak kecil gadis kelahiran 2 Mei 1993 ini sudah bisa mencurahkan isi hatinya ke piano.

Menginjak usia ke-16, Isyana menerima beasiswa dari Pemerintah Singapura untuk belajar Pertunjukan Musik di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapura. Lalu ia memperoleh Diplomanya di bidang Music Performance pada tahun 2013. Ia juga dianugerahi beasiswa penuh untuk belajar lebih jauh di NAFA bekerjasama dengan The Royal College of Music (RCM) London, di bawah Bachelor of Music dengan Honours Funded Degree Programme.

"Musik itu sudah aku anggap sebagai bahasaku sendiri di mana dari kecil, apa pun yang aku rasakan itu. Daripada aku melimpahkan secara verbal, aku biasanya melimpahkan secara musik, secara subconsciously itu orangtua aku udah bilang sih dari kecil, apa-apa Isyana pasti larinya ke piano, larinya ke musik," ujar Isyana

"Waktu kecil itu aku biasanya orangtua (berkata) 'ayo kamu jangan banyak main, wah ini anaknya nempel di piano terus enggak bisa berhenti dari piano' dan aku ngerasa bahwa musik itu udah passion dan keinginan aku sendiri sejak aku kecil gitu," katanya.

Selain itu, pada tahun 2017 kemarin Isyana memamerkan piano kecilnya yang berjenis Reface. Jimmy adalah nama yang ia berikan kepada piano kecilnya itu. "Jimmy itu teman baru aku di 2017. Jimmy aku bawa tiap off air atau setiap manggung. Aku nggak bisa lepas dari si Jimmy ini," kata Isyana

"Jimmy itu sebagai ide. Aku bawa karena aku kadang kepikiran sesuatu. Jadi aku bisa ngerekam di Jimmy dan handphone. Itu supaya nggak hilang. Itu semua berkat Jimmy," Imbuhnya

Semua itu didapatkan tidak dalam waktu semalam saja. Mereka semua berlatih tiap hari untuk menjadi yang terbaik dan mewujudkan cita-citanya. Kawan GNFI pun dapat meraih hal yang sama, dengan cara bekerja keras dalam latihan musik.

Hal ini dipermudah oleh Yamaha Musik Indonesia yang telah meluncurkan produk barunya, yaitu Yamaha Keyboard PSR-S975 dan PSR-S775 pada bulan Maret 2018 lalu. Kebutuhan yang diperlukan oleh Masyarakat Indonesia pun difasilitasi oleh Yamaha dengan adanya Voice & Style Indonesian Legacy Pack. Fitur ini dibuat bekerjasama dengan penyanyi keroncong legendaris Indonesia, Waldjinah, musisi, komposer, style creator musik tradisional kenamaan dan di sampling di studio, salah satunya studio Lokananta, studio legendaris di Indonesia.

Terlebih konsumen Yamaha Musik Indonesia akan dimanjakan dengan program promosi Pesta SpektakuleR (SPR) Banjir Hadiah yang berlaku sampai akhir September ini. Kamu punya kesempatan memenangkan Grand Prize 2 Unit Motor Yamaha NMAX155 serta 10 Drum elektrik DTX402K. Selain itu, ada ratusan hadiah lainnya seperti : 100 unit Subwoofer KS-SW100, 100 unit Mixer MG06X. 100 unit Front Surround System YAS105 2.4, 100 unit gitar akustik C70 2.5, dan 100 unit Venova. Total ada 512 hadiah yang tersedia!

Untuk info lebih lanjut mengenai Pesta SpektakuleR (SPR) Banjir Hadiah, silakan klik www.bit.ly/PSRBanjirHadiah

diambil dari berbagai sumber

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang33%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau17%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Aksi Ciamik Ginting Membuatnya Cetak Prestasi Untuk Indonesia! Sebelummnya

Aksi Ciamik Ginting Membuatnya Cetak Prestasi Untuk Indonesia!

Akankah Indonesia Mendaratkan Astronot ke Bulan? Selanjutnya

Akankah Indonesia Mendaratkan Astronot ke Bulan?

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.