Sebanyak empat mahasiswa asal Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya memperoleh medali emas dalam The 5th International Young Inventors Award (IYIA) 2018 di Inna Grand Bali Beach Sanur, Bali. Mereka adalah M Kiki Saputra (Agribisnis 2016), Agusti Ardiansyah Saputro (Agroekoteknologi 2017), Mohammad Jauharul Azmi (Budidaya Pertanian 2015) dan Bita Pitaloka (Ilmu Tanah 2016). Dengan "Tamales atau Taro-Moringa Noodles: Taro (Xanthosoma saggitifolium) Fotification with Moringa leaf (Moringa oleifera) for Healthy Noodles Production" , inovasi yang mereka bawa sukses mengalahkan para pesaingnya yang berasal dari 15 negara di dunia.

Mereka menciptakan Tamales, mi sehat yang terbuat dari fortifikasi tepung talas dengan daun kelor. Dipilihnya tepung talas karena mengandung pati yang tinggi dan daun kelor dapat meningkatkan nilai gizi. Menurut salah satu anggota tim, Kiki Saputra, potensi talas yang tinggi dapat menjadi diversifikasi (keanekaragaman) bahan dalam produksi mi. Di samping itu, sebagai upaya untuk meningkatkan nilai gizi pada mie, maka proses fortifikasi makanan dilakukan dengan daun kelor.

“Melihat banyaknya produk inovasi dari negara peserta lain kami sempat merasa agak nothing to lose, tapi kami coba meyakinkan dewan juri pada saat presentasi produk, hasil ini sangat diluar perkiraaan. Tapi kami sangat senang dan bangga," ujar kiki yang dikutip dari website UB via Okezone.com

Ajang ini dihelat oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa). Innopa didirikan pada tahun 2011. Asosiasi ini terdiri dari pemenang kompetisi penelitian atau inovasi nasional dan internasional.

--

Sumber : Okezone.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu