Warga Kamboja Nikmati Suguhan Kopi Indonesia

Warga Kamboja Nikmati Suguhan Kopi Indonesia

https://unsplash.com/photos/obV_LM0KjxY © Tina Guina

Keragaman juga keelokan Indonesia nampaknya tidak hanya berlaku bagi pariwisata juga seni maupun tradisi. Salah satu kekayaan alam seperti halnya kopi Indonesia, menjadi salah satu suguhan yang turut menjanjikan.

Hal ini yang kemudian membawa kopi Indonesia untuk dinikmati juga dipromosikan langsung dalam kegiatan Indonesian Trade and Tourism Promotion (ITTP) di Koh Pich, Phnom Penh, Kamboja pada 28 - 30 September kemarin.

Pada pertemuan tersebut terlihat bahwa Kopi Garut Kasuga, Solok Radjo, hingga Gayo Pantan Musara menjadi favorit pengunjung. Kondisi tersebut terlihat ketika warga Kamboja langsung memburu jajakan kopi yang tersedia.

Jenis Kopi Indonesia yang Dijajakan di Kamboja | Sumber dok: CNN Indonesia (dok Kemenpar)
Jenis Kopi Indonesia yang Dijajakan di Kamboja | Sumber dok: CNN Indonesia (dok Kemenpar)

Melalui CNN Indonesia, Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja menuturkan jika kopi Indonesia merupakan kopi yang paling banyak diburu pengunjung kali ini. Hal tersebut sesuai dengan keunikan kopi Indonesia yang membuat banyak orang tak sabar untuk menikmatinya.

Booth Indonesia sendiri memiliki lokasi yang mudah ditemui, yakni terletak di depan pintu masuk hall. Dengan tempat yang nyaman juga tatanan artistik, tentunya membuat banyak pengunjung betah berlama-lama di sana.

Lebih lagi story telling yang diceritakan ke pengunjung mengenai kopi Indonesia juga disuguhkan dengan menarik. Tenik berceritanya asyik dan tak kalah unik dengan yang biasa dilakukan para barista di film-film Indonesia. Kisah yang disampaikan pun mengenai bagaimana para petani mengolah kopi hingga kemudian dapat dinikmati oleh para penikmatnya. Selain itu teknik penceritaannya pun disampaikan dengan kata juga kalimat yang sesuai dan sepadan, sehingga mudah dipahami.

Yang tak boleh dilupakan ialah cita rasa dan aroma kopi Indonesia yang tentunya menggugah selera siapapun yang melewati booth Indonesia di sana. Jenis kopi mulai dari yang kecokelatan, arabika, kopi berwarna hitam dan tidak begitu pekat, yang punya tekstur halus, semua ada. Apalagi jika itu semua diseduh langsung menggunakan air panas, jelas pengunjung bisa langsung menikmati kopi harum yang tidak berbau keras.

Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja menambahkan bahwa promosi Indonesia di sana tidak hanya tentang kopi, melainkan ada pula Education Fair, Batik Workshop, Angklung Practice, Fashion Show Traditional, batik, seni tari tradisional, talent competition, dan kuliner Indonesia yang juga tak kalah menggugah selera.

View this post on Instagram

4 Restoran Indonesia Ini Tak Tertandingi di Phonm Penh . PHNOM PENH –Amerika boleh sukses “mengekspor” film-film Hollywood ke seluruh dunia. Korea juga boleh menyebarkan demam K-Pop ke seluruh dunia. Tapi diplomasi sosial ekonomi Indonesia, tak kalah dari dua negara tadi. Pertama, Indonesia punya diplomasi kopi yang keren abis. Jurus keduanya, ada diplomasi kuliner yang oke punya. Hasilnya? Dua diplomasi tadi banyak diburu pasar Kamboja di Indonesian Trade and Tourism Promotion (ITTP), Koh Pich, Phnom Penh, 28-30 September 2018. . “Kuliner paling gampang menyentuh pasar Kamboja. Impactnya juga luar biasa. Dampak sosial-budayanya dapat, ekonomisnya juga dapat. Jadi double impact,” tutur Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng, Sabtu (29/9). . Selengkapnya pada Fan Page Facebook Kementerian Pariwisata . . Kunjungi Website resmi kami di www.kemenpar.go.id #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia

A post shared by Kementerian Pariwisata (@kemenpar) on

Salah seorang barista asal Indonesia yang hadir di ITTP, Awan SP, malah tak segan untuk membagi ilmu meracik kopi pada pengunjung yang hadir. Menurutnya kopi memiliki massa yang loyal dan segmensial. Di sisi lain kopi masing-masingnya memiliki cita rasa unik yang tak kalah menarik untuk dikulik lebih dalam.

Di lain pihak, Menteri Pariwisata RI mengaku bahwa ini menjadi peluang besar bagi Indonesia. Di mana kopi harus dijadikan sebagai produk kreatif bangsa yang digabungkan dengan pariwisata sehingga diharapkan bangsa ini dapat memenangkan persaingan ekonomi kreatif.

Bangga Indonesia!

Sumber: CNN Indonesia

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mengenal Lebih Dekat Sosok Koordinator PPI Dunia Sebelummnya

Mengenal Lebih Dekat Sosok Koordinator PPI Dunia

Sepak Terjang Perjalanan Cukur Rambut Asgar Selanjutnya

Sepak Terjang Perjalanan Cukur Rambut Asgar

Aninditya Ardhana Riswari
@anindityaar_1997

Aninditya Ardhana Riswari

anindityaardhana.wordpress.com

Perempuan dua puluh satu tahun. Bahagia saya sederhana, nonton film dan karaokean seorang diri cukup membuat saya sumringah. Menulis, membaca, dan menyanyi adalah tiga aktivitas yang saya lalui untuk mengisi waktu luang. Pecinta greentea dan penggemar berat band kawakan Indonesia, Kahitna.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.