Dua Lokasi Menantang di Pantai Gunung Kidul

Dua Lokasi Menantang di Pantai Gunung Kidul
info gambar utama

Dua destinasi pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta menawarkan spot unik untuk menikmati pemandangan berbeda di pesisir pantai.

Pantai Timang dan Nguluran merupakan dua lokasi yang menawarkan daya tarik wisata buatan manusia untuk pengunjung dapat berfoto dengan pemandangan tebing berbatu dan ombak yang menimpanya, sebagaimana dikutip dari kompas.com.

Pantai Timang terletak di Jalur Lintas Selatan di Jawa, tepatnya di desa Purwodadi, Tepus, Gunung Kidul. Pantai Timang memeiliki dua daya tarik wisata utama yakni sebuah gondola dan jembatan laut.

Keduanya menghubungkan sebuah tebing tinggi menuju pantai karang besar bernama Watu Panjang, yang terletak di tengah-tengah samudra.

Gondola yang semula merupakan transportasi bagi para nelayan pencari udang lobster, kini berfungsi untuk pariwisata adrenalin dengan harga yang cukup miring.

Untuk sekali melintas, pengunjung dikenai harga Rp 150.000 di luar tiket masuk sebesar Rp 5000.

Jembatan tali yang berada di sebelah timur gondola dikenai harga Rp 100.000 per orang untuk menyebrang.

Keduanya memiliki jarang 300 meter menyeberangi area tebing berbatu dan laut berombak.

Selain itu, juga terdapat beberapa spot foto yang menarik dengan harga yang berbeda di masing-masing spot, bervariasi mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 30.000

A post shared by Bridesmaid|Kebaya|Wisuda (@kondanganootd) on

Pantai Nguluran terletak di sebelah barat dari Pantai Timang, dan berada di area desa Girikarto, Panggang.

Salah satu spot populernya adalah Teras Kaca, sebuah area yang dibangun di tepi tebing dari lapisan kaca transparan setebal 13 milimeter.

Pengunjung dapat mengambil foto di spot ini selama dua menit dengan harga Rp 20.000.

Terdapat pula Becak Terbang yang menggunakan teknologi hidrolik dan Kursi Raksasa, yang dibangun di atas tebing tak jauh dari area Teras Kaca. Masing-masing dihargai sebesar Rp 10.000 untuk 3 menit sesi foto.


Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini