Rupanya Kertas Uang Dolar Berasal dari Pohon di Sulawesi Utara Ini!

Rupanya Kertas Uang Dolar Berasal dari Pohon di Sulawesi Utara Ini!
info gambar utama

Kawan GNFI pasti mengetahui bahwa kehadiran uang dibutuhkan oleh banyak orang. Sejak dulu, uang memiliki manfaat dan fungsi yang kegunaannya dapat dirasakan semua kalangan. Pada keberadaannya uang terbagi menjadi dua jenis yakni uang kertas dan logam.

Uang logam diketahui terbuat dari berbagai bahan mineral yang ditempa sedemikian rupa hingga bisa menghasilkan motif dan bentuk dari tokoh-tokoh negara beserta nominalnya. Lantas, apakah bahan yang digunakan untuk membuat uang kertas?

Disebut bahwa bahan yang digunakan untuk menghasilkan uang kertas rupiah ialah kapas. Namun tahukah kalian bahwa mata uang Dolar Amerika ternyata bahan pembuatannya berasal dari pohon pisang. Akan tetapi pohon pisang yang digunakan ialah jenis pisang Abaka. Diakui bahwa jenis pisang Abaka mempunya bagian yang mampu digunakan dalam proses pembuatan mata uang dollar. Salah satu bagiannya ialah serat lembur nan kuat yang ada dalam pohon pisang.

Pohon Pisang Abaka di Talaud Sulawesi Utara | Sumber dok: Mongabay
info gambar

Melalui Kumparan disampaikan bahwa pisang Abaka sejatinya berasal dari negara Filipina. Tetapi jenis pohon pisang ini juga tumbuh subur di negara kita, Indonesia. Salah satunya Pisang Abaka bisa ditemukan di daerah Desa Esang, Kecamatan Esang, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Dengan demikian kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia hendaknya turut bangga dengan produksi serat abaka dalam negeri. Sebab produksi serat abaka Indonesia merupakan yang terbaik kedua dalam segi kualitas dan kuantitas di dunia. Di sisi lain, produksi serat abaka Indonesia merupakan yang terbesar kedua di dunia setelah Filipina.

Wujud Dolar Amerika | Sumber: Merdeka.com
info gambar

Kondisi tersebut jelas menunjukkan bahwa produksi serat abaka Indonesia memiliki banyak kegunaan juga manfaat yang menguntungkan, salah satunya mampu digunakan sebagai salah satu bahan dasar uang kertas dolar.


Sumber: Kumparan

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini