Tim Mahasiswa dari ITB Raih Juara Kompetisi Inovasi di Taiwan

Tim Mahasiswa dari ITB Raih Juara Kompetisi Inovasi di Taiwan

itb.ac.id

Prestasi membanggakan kembali sukses diraih oleh tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung pada ajang Taiwan Innotech Expo 2018 yang berlansung di Taiwan World Trade Center, 27-29 September 2018 lalu. Tim menyabet medali perunggu dalam kategori Teknologi Komunikasi melalui prototipe bernama NT Obelia 107.

Tim dari ITB tersebut beranggotakan 5 orang dari berbagai program studi. Mereka adalah Eka Febriana Triastiningsih (Teknik Geologi 16), Irfan Ibrahim (Teknik Geodesi 16), Michael Simorangkir (Teknik Kimia 16), Reza Prama Arviandi (Tenik Sipil 15 dan Yudhi Kurniawan (Teknik Fisika 14)

Info yang didapat dari Ketua Tim Eka Febriana, NT Obelia 107 adalah sebuah desain stasiun bawah laut yang memiliki fungsi sebagai langkah awal dalam monitoring kondisi bawah laut Indonesia yang kaya akan sumber daya alamnya. Alat ini berawal dari pengembangan PKM (Program Kreativitas mahasiswa).

NT Obelia 107 memiliki desain dan prinsip kerja yang dirancang dengan konsep biomimetics dengan mengadaptasi morfologi dan prinsip kerja salah satu makhluk hidup bawah laut yakni Obelia Sp. Angka 107 adalah koordinat bujur lokasi yang akan diterapkan stasiun tersebut di Indonesia di selat Karimata.

Menurut penjelasan dari ketua tim, secara struktur bangunan prototipe yang dibuat sudah terkategori layak untuk diimplementasikan. Analisis struktur dari desain menggunakan MIDAS CIVIL 2011 dengan metode finate elemen. Dengan safety faktor 1,2 desain ini pun terkategori dapat diimplementasikan di laut dalam dan tahan akan kondisi fisis laut dalam. Material yang direncanakan dalam implementasi desain ini adalah steel (ASTM7750) dan concrete (JIS CV LC 40).

Acara yang diadakan di Taiwan ini diikuti oleh berbagai negara. Dari Indonesia sendiri ada enam universitas yang ikut serta. Selain lomba inovasi, juga terdapat pameran karya produk inovasi. Selain dari Taiwan, Tim ITB juga mendapatkan spesial award dari Kroasia.

--

Sumber : Okezone, ITB.ac.id

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

“Diet” dapat Mengatasi Perubahan Iklim  dan  Peran Pemerintah terhadap Peternakan Indonesia Sebelummnya

“Diet” dapat Mengatasi Perubahan Iklim dan Peran Pemerintah terhadap Peternakan Indonesia

Satu-Satunya dari ASEAN, Grab Masuk Top 10 Startup Dunia Selanjutnya

Satu-Satunya dari ASEAN, Grab Masuk Top 10 Startup Dunia

0 Komentar

Beri Komentar