Setelah Jakarta, Kini Best Eats Awards and Guide Hadir Untuk Restaurant di Pulau Dewa

Setelah Jakarta, Kini Best Eats Awards and Guide Hadir Untuk Restaurant di Pulau Dewa
info gambar utama

Untuk menyediakan panduan bagi para wisatawan untuk dapat memilih tempat makan terbaik di Bali dan untuk menunjukkan semua pekerjaan hebat yang dilakukan oleh para koki di pulau Bali, majalah FoodieS dan Aqua Reflections telah menghadirkan sebuah Penghargaan dan Panduan Hidangan Terbaik di Bali 2018 atau dengan nama resmi berbahasa Inggris Bali’s Best Eats Awards and Guide 2018.

Acara pemberian penghargaan di kawasan Bali mengikuti kesuksesan gemilang dari Best Eats Awards and Guide Jakarta, yang memberikan penghargaan terhadap tempat makan luar biasa di ibukota negara ini.

Best Eats Awards Jakarta memberikan penghargaan kepada 40 restoran teratas di Jakarta yang terbagi dalam kategori Restaurant of the Year, Chef of the Year, dan Bar of the Year, di sebuah acara gala di bulan Februari lalu.

Kini, FoodieS dan Aqua Reflections telah memperluas konsep Best Eats mereka ke Bali, penduduk setempat dan pengunjung akan dapat mengenal lebih tentang bakat kreatif di balik lanskap kuliner Bali yang sedang berkembang.

Ahli industri terkait terkemuka dari semua lapisan masyarakat telah berkumpul untuk memastikan penilaian yang kredibel, jujur, ​​dan adil. Panel juri terdiri dari koki selebriti Yuda Bustara, pendiri Ubud Food Festival, Janet de Neefe, chef dan hotelier Sandra Djohan, sommelier dan hotelier Guillaume Epinette, gourmand dan anggota Chaîne des Rôtisseurs Baillage Bali Pierre Lang, koki selebriti Rinrin Marinka, presiden direktur PT Tirta Investama (Danone AQUA) Corine Tap, pendiri Bali Food Safari Simon Ward dan Jed Doble, penerbit majalah FoodieS.

Para restoran akan bersaing dalam salah satu dari tiga kategori: Fine Dining, Upscale Dining, dan Casual Dining. Mereka akan dinilai berdasarkan kriteria seperti masakan, kualitas layanan, menu minuman atau daftar anggur, dan desain atau karakter interior.

Salah satu menu yang ditawarkan di Locavore | Sumber: Lost Guides
info gambar

Setelah Jakarta, Bali dapat dianggap sebagai pusat makanan Indonesia berikutnya yang berkembang pesat. Salah satu restoran di pulau Bali, Locavore, telah menempati peringkat 21 di San Pellegrino dan 50 Restoran Terbaik Asia di Acqua Panna 2018.

Tahun ini adalah tahun ketiga Locavore di daftar peringkat tersebut, menyusul debutnya di nomor 49 pada tahun 2016 dan kemudian 22 pada tahun 2017. Sebelumnya, restoran Mozaic di Ubud menduduki peringkat 50 pada tahun 2013, diikuti oleh Sarong di nomor 47 pada tahun 2014.

Tidak hanya sekedar memberi penghargaan, penghargaan tersebut di adakan di Bali dengan memiliki tujuan yang lebih besar.

Restaurant Mozaic, Ubud | Sumber: Mozaic Bali
info gambar

Flora Tobing, brand manager Aqua Reflections, mengatakan dalam siaran pers bahwa acara pemberian penghargaan bertujuan untuk mendorong pertumbuhan bakat kuliner lokal.

“Kami mengambil langkah nyata untuk menunjukkan komitmen kami sebagai Aqua Reflections dalam berkontribusi untuk meningkatkan standar kualitas untuk industri kuliner Indonesia melalui Santapan Terbaik di Bali. Selain itu, kami berharap bahwa Santapan Terbaik di Bali akan mendorong lebih banyak bakat kuliner lokal untuk terus maju dan berinovasi untuk mencapai keunggulan dalam industri kuliner Bali,” kata Flora.


Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini