Surabaya Akan Jadi Tuan Rumah Festival Bekraf, Ini Alasannya

Surabaya Akan Jadi Tuan Rumah Festival Bekraf, Ini Alasannya

Lanskap Surabaya dari Udara © Sumber: Zetizen

He said during the festival, Bekraf would present 45 programs that had been implemented in discussions, workshops, performances and exhibitions.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berencana untuk menyelenggarakan Festival Bekraf 2018 di ibukota Jawa Timur, Surabaya pada 15 hingga 17 November, edisi kedua dari acara tahunan untuk mempromosikan ekonomi kreatif, setelah keberhasilan acara pertama di Bandung, Jawa Barat, yang menarik 33.900 pengunjung.

Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Poppy Savitri memberikan keterangan kepada awak media di Kantorkuu Coworking & Office Space, Jl. H.R Rasuna Said, Kuningan Timur, Setia Budi, Jakarta, Selasa (29/10/2018). (MURTI ALI LINGGA/KOMPAS.com  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Surabaya Dinilai Tepat Jadi Lokasi Bekraf Festival 2018", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/10/29/213000426/surabaya-dinilai-tepat-jadi-lokasi-bekraf-festival-2018.  Penulis : Murti Ali Lingga Editor : Bambang Priyo Jatmiko
Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Poppy Savitri memberikan keterangan kepada awak media di Kantorkuu Coworking & Office Space, Jl. H.R Rasuna Said, Kuningan Timur, Setia Budi, Jakarta, Selasa (29/10/2018) | Foto: MURTI ALI LINGGA/KOMPAS.com

"Festival Bekraf diharapkan untuk meningkatkan kesadaran tentang potensi ekonomi kreatif," kata kepala Bekraf Triawan Munaf dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Senin (29/10/18), menambahkan bahwa acara itu juga akan menampilkan kegiatan dari agensi Badan Ekonomi Kreatif sendiri. Dia mengatakan selama festival, Bekraf akan menyajikan 45 program yang telah dilaksanakan dalam diskusi, lokakarya, pertunjukan, dan pameran.

Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah acara tersebut atas kontribusinya terhadap ekonomi kreatif, kata Triawan.

Triawan mengatakan survei yang dilakukan oleh Statistik Indonesia pada tahun 2016 menunjukkan bahwa Surabaya memiliki jumlah terbesar bisnis ekonomi kreatif, 6,41 persen dari total bisnis di negara ini, sementara berdasarkan hasil pemetaan di 99 kota, Surabaya berada di daftar teratas kota-kota dengan pertumbuhan ekonomi kreatif.

Triawan Munaf membuka Festival Bekraf 2017 di Bandung | Sumber: Bekraf.go.id
Triawan Munaf membuka Festival Bekraf 2017 di Bandung | Sumber: Bekraf

Selain itu, Poppy Savitri selakuDirektur Edukasi Ekonomi Kreatif Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengatakan, selama ini Surabaya dianggap lebih unggul dibandingkan dengan kabupaten/kota di Indonesia. Ini berkat sederet prestasi yang pernah dicapai dan diraih dalam beberapa hal. Sehingga keputusan memiliki kota yang dipimpin Tri Rismaharini sudah sangat tepat.

"Memang Surabaya itu kebetulan juga beberapa waktu lalu sempat hot (mengemukan), karena mendapatkan beberapa penghargaaan. Memang salah satu prestasi, kalau kita ada kegiatan disana juga akan menjadi inspirasi meraka yang hadir nanti," terangnya.

“Dengan pelaksanaan Festival Bekraf di Surabaya, kami berharap masyarakat menjadi lebih sadar dan peduli tentang perkembangan ekonomi kreatif di daerah mereka. Kami berharap ini juga akan berdampak positif pada perkembangan ekonomi kreatif di negara ini, ”tambahnya.

Sumber: Jakarta Post | Kompas.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Singapura, Sambutlah 10 Bali Baru Sebelummnya

Singapura, Sambutlah 10 Bali Baru

1001 Cerita Dari Tanah Lot Pulau Jawa Selanjutnya

1001 Cerita Dari Tanah Lot Pulau Jawa

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.