Perusahaan RAW Architecture Indonesia telah dinominasikan untuk penghargaan dalam kategori bangunan sekolah dari World Architecture Festival 2018.

Karya yang dinominasikan adalah Sekolah Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Alfa Omega yang berlokasi di Salembaran, Tangerang, Banten. 

 
 
View this post on Instagram

The Glorious Beginning Gedung baru Alfa Omega yang di resmikan pada tanggal 17 january 2017. Tahun dimana mimpi sebesar apapun jadi kenyataan. #pkbmalfaomega #alfaomega #alfacenter #gloriousbeginning

A post shared by Rumah Edukasi Alfa Omega (@alfaomegaindonesia) on

Dalam kategori bangunan sekolah, bangunan Arsitektur RAW akan bersaing dengan sembilan lainnya yang berlokasi di Australia, Iran, Singapura, Maroko, Jepang, Inggris, dan Tiongkok.

Arsitek utama RAW Architecture, Realrich Sjarief, mengatakan  bahwa Alfa Omega berdiri di bawah permukaan tanah dan rentan terhadap banjir. "Jadi, kami membuat beberapa inovasi yang mungkin dianggap unik oleh Komite Arsitektur Dunia," katanya seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Realrich berharap nominasi ini dapat membantu mempromosikan arsitek Indonesia di tingkat internasional. “Beberapa jurinya adalah arsitek terkenal. Ini bisa membantu meningkatkan paparan arsitek Indonesia,” katanya.

Dia menambahkan bahwa acara ini juga dapat memperkenalkan bambu lokal dari Bogor dan Sumedang sebagai bahan bangunan. Fleksibilitas bambu dikatakan memiliki kemampuan untuk memperkuat struktur bangunan dengan hanya membutuhkan perawatan yang minimal.

Secara total, 530 proyek dari 57 negara dinominasikan di festival tersebut. Kategori lain termasuk kantor, bangunan tempat tinggal dan desain eksperimental.

Babak seleksi akan diadakan di Amsterdam pada 29 November.


Sumber: Jakarta Post

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu