Kopi, Teh, Kini Giliran Komoditas Lokal Satu Ini Dipromosikan di Pasar Mancanegara

Kopi, Teh, Kini Giliran Komoditas Lokal Satu Ini Dipromosikan di Pasar Mancanegara
info gambar utama

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno mempromosikan cokelat sebagai komoditas lokal terkemuka saat mendapatkan kehormatan untuk dapat berbicara di sebuah forum bisnis baru-baru ini di festival cokelat terbesar di Eropa, Eurochocolate, di Perugia, Italia.

Ia juga menyajikan area budidaya coklat di Sumatra Barat yang menghasilkan cokelat berkualitas tinggi dengan kapasitas produksi lebih dari 58.594 ton menurut data yang dipublikasikan pada tahun 2017, seperti dilansir dari Kompas.com.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menjadi salah satu pembicara utama dalam Forum Bisnis yang diselenggarakan di sela-sela festival cokelat terbesar Eropa, Eurochocolate, di Perugia, Italia, Rabu (24/10/2018). (Arsip Fungsi Penerangan KBRI Roma) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menjadi salah satu pembicara utama dalam Forum Bisnis yang diselenggarakan di sela-sela festival cokelat terbesar Eropa, Eurochocolate, di Perugia, Italia, Rabu (24/10/2018) | Sumber: Arsip Fungsi Penerangan KBRI Roma

Dalam sambutannya, Irwan juga mengemukakan kekhawatiran tentang ketimpangan di dunia industri cokelat.

"Melalui forum Eurochocolate ini, konsumen diingatkan bahwa industri cokelat dunia belum memberikan kesejahteraan bagi petani," ucap Irwan dalam siaran pers KBRI di Roma.Ketua panitia Eurochocolate, Daniela de Paolis menyatakan harapan bahwa penyelenggaraan festival dapat menggabungkan produsen coklat berkualitas, seperti yang berasal dari Sumatra Barat, dengan importir asing dan distributor di Italia.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno di sela-sela festival cokelat terbesar Eropa, Eurochocolate, di Perugia, Italia, Rabu (24/10/2018). (Arsip Fungsi Penerangan KBRI Roma) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno di sela-sela festival cokelat terbesar Eropa, Eurochocolate, di Perugia, Italia, Rabu (24/10/2018) | Sumber: Arsip Fungsi Penerangan KBRI Roma

Di Eurochocolate pada tahun 2014, Indonesia juga berpartisipasi dalam mempromosikan pertanian kakao di Sulawesi Tenggara.

Di sela-sela kunjungannya ke Italia, Irwan juga mengadakan pertemuan dengan sejumlah pengusaha Italia di kantor pusat Konfederasi Industri Italia, juga dikenal sebagai Confindustria, di Roma, pada tanggal 23 Oktober yang lalu.

Pada kesempatan ini, Alessandro Durante dari Federasi Alat Mekanik Italia mengundang kerjasama dalam mekanisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani.

Selain itu, Durante juga menyambut baik undangan dari Walikota Payakumbuh Riza Pahlevi untuk menjalin kerja sama di bidang kemasan produk makanan, seperti untuk rendang, untuk memungkinkannya dipasarkan di Italia dan Eropa.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mempromosikan cokelat sebagai komoditas unggulan Sumbar di Perugia, Italia, Rabu (24/10/2018). (Arsip Fungsi Penerangan KBRI Roma) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mempromosikan cokelat sebagai komoditas unggulan Sumbar di Perugia, Italia, Rabu (24/10/2018) | Sumber: Arsip Fungsi Penerangan KBRI Roma

Duta Besar Indonesia untuk Italia Esti Andayani mengatakan bahwa Kedutaan Besar Indonesia di Roma selalu siap untuk memfasilitasi promosi produk ekspor dan menarik investasi asing ke provinsi Sumatra Barat.

Dia mengatakan bahwa pemerintah daerah dan pengusaha di Sumatra Barat harus secara aktif menindaklanjuti hasil kunjungan gubernur, karena ada permintaan besar untuk komoditas pertanian, terutama coklat, minyak sawit, kopi dan minyak atsiri.

"Pengusaha di daerah perlu bekerja sama dengan mitra di Italia, terutama untuk mengemas produk makanan seperti rendang, membuatnya lebih mudah untuk memasuki pasar Eropa," kata Esti.


Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini