Film 'Ibu' Menang di Festival Film 'After Dark' Toronto

Film 'Ibu' Menang di Festival Film 'After Dark' Toronto

© Cinema Poetica

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sudah setahun film "Pengabdi Setan" dirilis, hingga saat ini masih ada saja ajang atau festival film yang memenangkan film garapan Joko Anwar ini. Baru-baru ini, film "Ibu" ini dinobatkan sebagai film horor terbaik dalam Toronto After Dark Film Festival 2018.

Ajang ini digelar di Kanada pada 11-19 Oktober 2018. Joko mengabarkan kemenangan film ini melalui akun twitternya.

Pada November 2017 (tahun lalu), lebih dari 4 juta penonton Indoensia telah menyaksikan film ini, bisa dikatakan kalau "Pengabdi Setan" adalah salah satu film terlaris tahun 2017. Selain itu, film tersebut kurang lebih meraih 13 nominasi. Bahkan film ini juga diputar di lebih dari 40 negara di dunia. Tak heran jika karya Joko Anwar ini meraih penghargaan juga di festival film 'After Dark' ini di Toronro.

--

Sumber : Cinema Poetica, TribunNews

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga63%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli13%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau25%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Tak Hanya Eko Yuli, Atlet Asal Kalimantan Timur Juga Raih 2 Medali Emas di Kejuaraan Dunia Sebelummnya

Tak Hanya Eko Yuli, Atlet Asal Kalimantan Timur Juga Raih 2 Medali Emas di Kejuaraan Dunia

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.