Apa Bedanya Gudeg Jogja dan Gudeg Solo?

Apa Bedanya Gudeg Jogja dan Gudeg Solo?

Gudeg Jogja © Gudeg Yu Djum Pusat

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Gudeg sering dibilang sebagai makanan khas Yogyakarta, tapi sebenarnya Gudeg tidak hanya berasal dari Jogja. Ada pula Gudeg Solo dengan ciri khasnya tersendiri. Lalu, apa yang membedakan Gudeg dari kedua kota yang dipisahkan Kabupaten Klaten tersebut?

Mari kita mulai dari Gudeg Jogja. Sebagai wilayah yang terkenal sebagai Kota Gudeg, Jogja mengemas Gudegnya dengan warna kecoklatan. Warna tersebut didapat dari penggunaan daun jati yang dimasak bersamaan dengan nangka dalam waktu yang sangat lama.

Untuk penyajiannya, Gudeg Jogja biasanya berisi nangka muda yang menjadi sajian utamanya, telur (ayam atau bebek), daging ayam, tempe atau tahu bacem, dan krecek pedas. Bungkus dari makanan ini bisa berupa daun pisang, kendi, atau besek untuk porsi besar.

Gudeg Jogja dikenal dengan cita rasanya yang manis. Saat komponennya menyentuh lidah, rasa manis disertai tekstur Gudeg yang padat langsung menyapa. Gudeg Jogja yang nikmat adalah yang teksturnya halus, pertanda dimasak dalam waktu lama yang pas.

Kemudian untuk Gudeg Solo, dari segi warna sudah berbeda dengan Gudeg Jogja. Gudeg Solo berwarna keputihan dan berkuah. Variasi pelengkapnya berupa ceker, daun singkong, atau kacang tholo. Di beberapa tempat, Gudeg Solo juga disajikan dengan bubur lembut yang hangat, mirip bubur sumsum.

Untuk cita rasanya Gudeg Solo tidak semanis Gudeg Jogja, dan ada sentuhan rasa gurih di kuahnya. Kalau Kawan GNFI suka yang pedas, bisa menambahkan sambal goreng krecek jika tersedia. Gudeg Solo juga sempat menjadi menu di pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution.

Jadi bisa disimpulkan, Gudeg Jogja adalah gudeg kering yang manis, sedangkan Gudeg Solo adalah Gudeg basah yang gurih. Keringnya Gudeg Jogja berasal dari gudeg yang setelah direbus langsung ditiriskan, dan “digoreng” dengan campuran bumbu dan gula merah, tanpa minyak. Sementara basahnya Gudeg Solo didapat dari kuah yang merendamnya.

Keduanya sama-sama nikmat untuk disantap, dan sama-sama bercita rasa khas kedaerahan masing-masing. Tinggal pilih saja mana yang sesuai dengan selera Kawan GNFI, apakah lebih menggemari makanan manis atau lebih doyan kudapan gurih.

Selamat mencoba!


Sumber: PergiKuliner, DetikFood

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga14%
Pilih SedihSedih11%
Pilih SenangSenang39%
Pilih Tak PeduliTak Peduli7%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau25%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Mengenal Ikan Terkecil di Dunia, dari Indonesia Sebelummnya

Mengenal Ikan Terkecil di Dunia, dari Indonesia

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

2 Komentar

  • Harga

    Saya tinggal di Riau dan belum pernah mencicipi Masakan yang namanya gudeg, Dari penjelasan yang ada di Artikel ini, Sepertinya jika harus memilih, Saya akan memilih Gudeg Jogja. :)

  • Aprillia NS

    Artikelnya bagus kak, sangat bermanfaat Bagi yang ingin mencoba resep gudeg khas jogja, boleh nih kunjungi artikel kami sebagai referensi di http://ngelih.com/resep-gudeg-yogyakarta/

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.