Pemerintah DKI Jakarta telah menerima penghargaan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) untuk transparansi dalam menyebarkan informasi kepada publik, bersama dengan pemerintah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.

Penghargaan tersebut diterima oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan di kantor Wakil Presiden di Jakarta Pusat pada hari Senin.

Anies mengatakan penghargaan itu adalah bukti bahwa informasi mengenai program kota, dari tahap perencanaan hingga implementasi, dapat diakses oleh publik.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, minum kopi bersama di sebuah kedai kopi di Balai Kota di Jakarta pada 5 November setelah menerima penghargaan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) untuk transparansi mereka dalam menyebarkan informasi kepada publik. Kalimantan Barat juga menerima penghargaan. (The Jakarta Post / Callistasia Anggun Wijaya
Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, minum kopi bersama di sebuah kedai kopi di Balai Kota di Jakarta pada 5 November setelah menerima penghargaan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) untuk transparansi mereka dalam menyebarkan informasi kepada publik. Pemerintah Kalimantan Barat juga menerima penghargaan tersebut. | Foto: Callistasia Anggun Wijaya / Jakarta Post

Anies menambahkan bahwa informasi yang baik sangat penting untuk pengawasan lembaga-lembaga publik dan pemerintah. Penyediaan informasi publik harus dimanfaatkan untuk menciptakan program kolaboratif antara pemerintah, publik, dan pemangku kepentingan lainnya, katanya.

"Perubahan harus dimulai di dalam tubuh pemerintah, dari penyebaran informasi hingga kolaborasi. Kami ingin mendorong itu," kata Anies di Balai Kota, Senin.

Setelah menerima penghargaan, Anies, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil minum kopi bersama di sebuah kedai kopi di Balai Kota.

Ketiga gubernur ini mengekspresikan kebahagiaan mereka saat menerima penghargaan transparansi informasi. "Jika kita bisa transparan dan bertanggung jawab, kita dapat mencegah korupsi. Kita dapat memberikan akses publik ke informasi sehingga kita dapat mendidik mereka semua," ucap Ganjar.


Sumber: Jakarta Post

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu