Harumkan Nama Indonesia di Ajang World Cosplay Summit

Harumkan Nama Indonesia di Ajang World Cosplay Summit
info gambar utama

Cosplay, secara istilah merupakan gabungan kata “costume” yang berarti kostum atau pakaian dan “play” yang artinya bermain. Istilah ini merupakan istilah buatan Jepang yang merupakan serapan dari Bahasa Inggris atau disebut juga wasei-eigo. Cosplay secara harafiah berarti suatu kegiatan menggunakan pakaian yang mirip seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongeng, video game, penyanyi, dan seorang musisi lengkap dengan tata rias dan aksesorisnya.

Acara World Cosplay Summit 2018 diadakan di Jepang yang berlangsung pada tanggal 28 Juli hingga 5 Agustus. Acara ini merupakan acara tahunan yang memperlombakan pertunjukan cosplay yang di ikuti oleh perwakilan-perwakilan dari berbagai negara, total pada tahun 2018 perlombaan ini diikuti oleh 36 negara.

Sebelumnya di tahun 2016 Indonesia pernah memenangkan Juara 1 di World Cosplay summit. yang di wakili oleh Rian CYD, dan Frea Mai. Di tahun 2018 Indonesia kembali memenangkan di lomba berskala internasional ini

Perwakilan Indonesia di wakili oleh iBun dan Yumaki dengan nama asli Ibnu Majid Adam Nurmanshah dan Muryadi Saputro yang berasal dari Yogyakarta, mereka telah berhasil lolos seleksi di Indonesia dengan melawan perwakilan dari berbagai kota.

Dan tak hanya berhasil lolos babak seleksi dalam negri, mereka juga berhasil mengalahkan negara-negara lain di Jepang dengan menempati posisi juara 2 dan mendapatkan penghargaan dari Azur Lane dengan kategori Best Armor.

Kali ini Good News from Indonesia berkesempatan mewawancarai Ibnu Majid Adam Nurmanshah atau sering di panggil dengan nama panggungnya iBun.

  • iBun mengenal cosplay dari kapan ?

Saya mengenal cosplay sejak tahun 2012 saat pertama kali masuk ke SMA. Saya bergabung ke dalam sebuah komunitas yang juga merupakan ekstrakurikuler Jepang di sekolah yang bernama Anata Japan Community. Di sana saya mempelajari tentang budaya pop Jepang dan akhirnya menekuni cosplay hingga saat ini. Saya bergabung beberapa kali ke komunitas-komunitas jejepangan yang ada di Yogyakarta, sehingga bertemu teman baru dan mendapatkan pengetahuan tentang crafting dari berbagai orang.

  • Apakah ada tujuan tersendiri dalam cosplay? atau hanya sebagai hobby?

Sebagai hobi sih, kalau tujuan utamanya hanya untuk bertemu dengan teman-teman baru dari berbagai tempat. Saya paling senang ketika bisa berkenalan dengan teman-teman baru. Seperti saat di Ennichisai, saya dapat berkenalan dengan teman-teman cosplayer dari berbagai daerah, baik yang pernah saya kunjungi maupun belum. Dan event adalah tempat reuni bagi saya dan mereka.

  • Bagaimana perasaan iBun bisa mewakili Indonesia untuk ajang World Cosplay Summit

Sejauh ini masih belum percaya kalau bisa terpilih menjadi perwakilan Indonesia. Tapi ketika sudah sampai disana, saya benar-benar terharu dan bangga karena hobi ini bisa mengantarkan ke salah satu tempat yang ingin sekali saya kunjungi yaitu Jepang. Ditambah lagi kami disambut dengan hangat oleh para panitia WCS, Omotenashi Students dan perwakilan dari tiap negara yang kini menjadi teman baik kami. Saya pribadi merasa jatuh cinta dengan event ini. Banyak juga teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia yang terus mendukung kami dan menyemangati dari rumahnya. Kami salut dengan para penggemar jejepangan dan cosplayer di Indonesia karena ikut serta streaming dari berbagai kota ketika WCS berlangsung.

  • Sudah mencoba berapa kali dalam penyisihan di Indonesia?

Kalau untuk kompetisi cosplay Nasional yang diselenggarakan oleh Clas:H saya sudah mulai ikut sejak tahun 2014. Setiap 2 tahun sekali saya menjadi pemain, dan di tahun ganjilnya saya menjadi kru. Untuk seleksi WCS yang diselenggarakan oleh ICGP saya baru saja mencobanya di tahun 2018 ini. Walaupun demikian, hampir tidak ada bedanya baik dari peraturan maupun rasa kompetisinya, jadi malah menambah pengalaman karena mengikutinya tiap tahun.

  • Motivasi apa yang menjadi pendorong iBun untuk terus bercosplay

Tentunya dari teman-teman, dari pribadi adalah keinginan untuk menjadi sebuah karakter yang saya sukai. Dan yang jelas ingin terus mencoba dan menemukan cara, "bagaimana sih membuat kostum yang bagus dan perform yang benar?". Karena jujur saya merasa masih belum begitu ahli melakukan kedua hal tersebut.

  • Berapa lama persiapan yang di lakukan untuk mengikuti World Cosplay Summit?

Persiapan dan konsep kita memikirkannya setahun sebelum pendaftaran untuk seleksi regional Yogyakarta. Tapi pengerjaannya baru dimulai awal tahun karena saya masih kuliah dan juga bekerja paruh waktu.

  • Rata-rata berapa biaya yang di keluarkan keseluruhan mulai dari kostum, properti, dll ?

Kalau biaya jujur saya hampir tidak pernah menghitungnya karena tidak langsung keluar biaya banyak sewaktu membeli bahan, mungkin bisa dikira-kira sekitar 2 juta rupiah untuk kostum dan properti sendiri-sendiri.

  • Kendala apa saja yang iBun lalui mulai dari penyisihan di Indonesia sampai di Jepang ?

Yang jelas tentang membagi waktu antara cosplay, kuliah dan pekerjaan. Waktu latihan yang terbatas dan belum lagi harus mengurus e-passport untuk keberangkatan, karena ini pertama kalinya untuk saya dan Yumaki terbang ke luar negeri. Untuk persiapan menjelang dan saat kompetisi di regional dan final kami selalu didukung oleh teman-teman kami, sehingga kami bisa fokus mengerjakan apa yang harus kita kerjakan.

  • Menurut anda dari negara mana lawan terberat yang perlu di waspadai ?

Tiap negara bagus semua! Hampir tidak ada yang terlihat mendominasi, karena mereka semua merupakan juara dari negaranya masing-masing. Tiap negara punya ciri khas dan keunikan tersendiri, baik dari segi kostum, perform maupun konsep keseluruhan. Kalau dilihat dari perform saat rehearsal sehari sebelum acara, Mexico lah yang paling memberikan kejutan kepada kami semua yang ada disana. Karena performnya yang sangat totalitas membuat kami semua salut kepada tim tersebut.

  • Harapan dan Tujuan Kedepannya bagaimana?

Harapan saya cosplay di Indonesia terus maju dan bisa menjadi pemersatu. Hobi ini adalah suatu kegiatan yang bisa digunakan untuk menghibur diri maupun orang lain, jadi semoga cosplay bisa terus membawa kebaikan untuk semua. Harapan saya sebagai cosplayer adalah bisa terus berkarya dan membawakan yang terbaik untuk semuanya. Tujuan saya adalah bisa bertemu lagi dengan teman-teman alumni WCS 2018, para kru dan staf WCS serta Omotenashi Students, dan juga ingin menambah daftar pertemanan dengan orang-orang yang belum pernah saya temui.

  • Adakah pesan dan saran untuk perwakilan Indonesia atau peserta ICGP?

Buat para peserta ICGP yang menjadi calon perwakilan Indonesia untuk WCS 2019, semangat terus ya! Nikmati tiap alur yang kalian lalui, rasakan sampai ke hati hingga kalian bisa merasakan bahwa cosplay adalah bagian dari diri kalian! Mengeluh itu wajar, tapi keluhkanlah ke orang yang kalian percayai untuk mendapatkan jawaban agar kalian bisa bangkit kembali. Mulai lah persiapan dari hal-hal kecil, dan jangan lupa bikin passport ya! Intinya "enjoy your cosplay, that will be your wonderful memories".


Sumber:

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini