Seniman Gamelan yang Membuat Amerika Terkesan

Seniman Gamelan yang Membuat Amerika Terkesan

Tari Barong © Dok. Bali: Beats of Paradise

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sebuah film bertemakan “Gamelan” baru saja dipentaskan di Amerika Serikat. Berjudul Bali: Beats of Paradise, film garapan Livi Zheng ini sukses membuat penonton terkesan, karena lantunan merdu Gamelan yang ternyata juga pernah hadir di film-film Box Office.

Pemutaran film bertempat di Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Samuel Goldwyn Theater, di Beverly Hills, Rabu (7/11) pekan lalu. Acara ini dihadiri oleh sejumlah figur terkenal seperti Gene Block yang filmnya Brush with Danger masuk nominasi Oscar 2015, Konsul Jenderal dari berbagai negara seperti Bolivia, Kenya, Malaysia, Thailand, Myanmar, dan tentu saja Indonesia.

Film Bali: Beats of Paradise mengisahkan kehidupan Nyoman Wenten, seniman Gamelan yang tinggal di Los Angeles. Wenten dikenal juga sebagai pengajar etnomusikologi di UCLA dan Herb Alpert School of Music, serta CalArts School of Music.

Suasana studio bioskop | Dok. panitian film
Suasana studio bioskop | Dok. panitian film

Alkisah Wenten kecil yang tinggal di Bali sudah kadung jatuh cinta dengan Gamelan. Ia kemudian memfokuskan diri berkarier di dunia Gamelan, hingga akhirnya melanglang buana dan bertemu Judith Hill, kontestan The Voice dan pemenang Grammy Award.

Wenten dan Judith lalu berkolaborasi, dan melahirkan karya berupa gabungan gamelan dan tari Bali, dengan sentuhan musik funk berjudul Queen of The Hill. Oleh karena nuansa gamelan itu pula, acara pemutaran film dibuka dengan alunan Gamelan Bali dan double neck guitar yang dimainkan Balawan, gitaris asal Bali. Selain itu ada pula Tari Barong dan Tari Kecak sebagai tarian tradisional Bali.

“Film Crazy Rich Asians membuat Singapura disorot dunia. Kami berharap, film Bali: Beats of Paradise juga akan membuat Indonesia menjadi sorotan dunia,” ucap Julia Gouw, diaspora asal Indonesia yang tinggal di Los Angeles, dalam siaran pers yang kami terima.

Livi Zheng | Dok. panitia film
Livi Zheng | Dok. panitia film

Gamelan sebenarnya bukan hal baru bagi Amerika. Mereka pernah mendengar iramanya di film Avatar karya James Cameron dam serial televisi Star Trek, tapi tidak banyak yang tahu kalau musik itu berasal dari tabuhan Gamelan.

“Sebenarnya, seni Gamelan sudah banyak dipakai dalam karya sineas di dunia internasional. Namun, sayang banyak yang belum tahu bahwa alunan pentatonis yang khas tersebut berasal dari suara Gamelan asal Indonesia,” ungkap Livi Zheng, yang selalu memperkenalkan budaya Indonesia di manapun ia berada.

Dok. panitia film
Dok. panitia film

Film Bali: Beats of Paradise sendiri akan diputar reguler di bioskop-bioskop Amerika pada 16 November mendatang. Kemudian pada 8 Desember 2018, Livi Zheng akan menerima penghargaan di acara Unforgettable Gala.

Livi akan berada satu panggung dengan Jon M. Chu sutradara Crazy Rich Asians, John Cho pemeran utama di film Searching, dan Sandra Oh, aktris ternama yang dikenal berkat Grey’s Anatomy.

Unforgetable Gala sampai saat ini merupakan acara penghargaan tertua di Amerika yang diberikan untuk tokoh-tokoh Asia.


Sumber: siaran pers Bali: Beats of Paradise

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga72%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Peneliti Dari Universitas Bengkulu Membudidayakan 2 Spesies Bunga Bangkai Sebelummnya

Peneliti Dari Universitas Bengkulu Membudidayakan 2 Spesies Bunga Bangkai

6 Fakta Menarik Eks Bandara Kemayoran, dari Perselingkuhan, Tintin, Sampai Perang Dunia II Selanjutnya

6 Fakta Menarik Eks Bandara Kemayoran, dari Perselingkuhan, Tintin, Sampai Perang Dunia II

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.