Monumen Kapsul Waktu, Tentang Mimpi Anak Bangsa

Monumen Kapsul Waktu, Tentang Mimpi Anak Bangsa
info gambar utama

Presiden Jokowi Jumat (16/11) lalu meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Papua. Monumen Kapsul Waktu berlokasi dekat Bandara Mopah, Merauke, Papua dan dirancang oleh arsitek Yori Antar Awal dengan mengadopsi unsur budaya Papua.

Struktur bangunan ini ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani. Terdapat lima akses masuk bangunan sebagai penjaga tugu kapsul waktu yang merepresentasikan lima suku asli Merauke yakni Malind, Muyu, Mandobo, Mappi dan Auyu.

Bangunan Monumen Kapsul Waktu saat dari atas | Akuratnnews
info gambar

Monumen ini memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 m. Angka 17, 8, dan 45 dipilih karena memiliki makna spesial bagi Indonesia, yakni tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan. Bagian dalam monumen juga dihiasi relief mengenai perjalanan Republik Indonesia, Pancasila, serta kebudayaan Papua. Dari total 2,5 hektar, luas monumen, 1,5 hektar di antaranya akan difungsikan sebagai alun-alun atau ruang terbuka publik dan lokasi wisata bagi masyarakat Merauke.

Monumen yang kerap disebut-sebut sebagai Markas Avengers ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan impian yang berasal dari tujuh anak muda di seluruh provinsi di Indonesia, lewat ekspedisi melintasi 34 provinsi yang dimulai tahun 2015 lalu. Tujuh mimpi anak-anak bangsa tersubut diletakan secara permanen dan akan dibuka tahun 2085 nanti.

Presiden Jokowi dan rombongan berjalan di depan Monumen Kapsul Waktu
info gambar

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa untuk bisa dibaca dan bertahan puluhan tahun, maka tujuh impian anak-anak bangsa dimasukan dalam kapsul yang bentuknya sangat futuristik. Sehingga kelak di tahun 2085, kapsul tersebut dapat dibuka oleh penerus kita.

Beliau juga berharap melalui monumen ini sesama bangsa Indonesia bisa bekerja keras bersama untuk mewujudkan mimpi itu. Jadi, ini bukan semata-mata monumen biasa. Ini adalah monumen impian kita bersama.

Presiden Jokowi, Jumat (16/11) lalu saat meresmikan Monumen
info gambar

Tujuh mimpi anak-anak bangsa dari 34 Provinsi yang ditulis dan disimpan dalam Kapsul waktu itu di antaranya adalah:

Satu, Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia.

Dua, Masyarakat Indonesia menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika.

Tiga, Indonesia sebagai pusat pendidikan, teknologi, dan peradaban dunia.

Empat, Masyarakat dan aparatur pemerintah kita bebas dari perilaku korupsi. dan Lima, membangun infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia.


Sumber: Kompas, Kumparan

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini