Sebelum Girl Group K-Pop Diminati, Inilah Girl Group Indonesia yang Pernah Dicintai Penikmat Musik Indonesia

Sebelum Girl Group K-Pop Diminati, Inilah Girl Group Indonesia yang Pernah Dicintai Penikmat Musik Indonesia

pexels

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kedatangan grup musik dari Korea Selatan ke Indonesia untuk konser ataupun hanya jumpa fans bisa dibilang hal yang sangat diinginkan oleh beberapa masyarakat Indonesia yang menyukai "Hallyu" atau gelombang Korea. Semahal apapun harga tiketnya, jika memang orang tersebut sangat mengidolakan grup K-Pop yang akan tampil di Indonesia, para fans akan berebut untuk mendapatkan tiketnya.
Sebut saja BLACKPINK yang beberapa hari lalu datang ke Indonesia hanya untuk jumpa fans dan menyanyikan tiga buah lagu saja, antusias penonton yang datang sangatlah luar biasa.

Girl group k-pop saat ini memang menjadi salah satu daya tarik dari Korea Selatan, apalagi talenta dan penampilan mereka yang sangat dikagumi oleh fans di Indonesia. Namun tahukah Kawan GNFI, ternyata Indonesia juga memiliki girl group yang tidak kalah hebatnya pada masa lalu.

Mungkin sebagian pembaca GNFI pasti tahu beberapa grup dari Indonesia ini, Mari kita bernostalgia sejenak untuk mengenang beberapa girl group di Indonesia yang pernah fenomenal di masanya.

Rita Sita Dewi adalah girl group yang populer di Indonesia pada tahun 90-an. Grup ini beranggotakan Rida Farida, Sita Nursanti dan Dewi lestari. Mereka bertiga sama-sama berasal dari Bandung. Mereka juga mengeluarkan 4 buah album dan 2 lagu single yang sangat hits di masanya.
Salah satunya adalah Kusadari. Lagu ini adalah lagu yang sempat menguasai beberapa minggu di chart musik Indonesia. Meskipun saat ini sudah bubar namun Rita sita Dewi atau disingkat RSD sempat pernah menyanyikan sebuah lagu dari original soundtrack perahu kertas yang berjudul langit amat indah.


Bening adalah girl group Indonesia yang pernah populer pada tahun 1997 grup ini beranggotakan Vonny Cornelia ditasiani oktovie Vera Soedibyo dan Dewi murniati. Lagu yang paling populer dari bening adalah ada cinta. Lagu tersebut adalah ciptaan dari Yovie Widianto.
Sayangnya grup ini mulai jarang sekali muncul pada tahun 2000-an. pada tahun 2011 lagu ada cinta dipopulerkan kembali oleh boyband smash.


Grup Tiga Bidadari ini beranggotakan tiga diva yang paling bersinar pada masa itu. beranggotakan Paramitha Rusady, Desy Ratnasari dan Yuni Shara. Mereka menyanyikan lagu yang berjudul Kidung. Selain dari visual, kualitas vokal mereka sangat bagus dan popularitasnya sangat tinggi. Namun sayangnya Tiga Bidadari tidak bertahan lama.


AB Three adalah Girl grup yang tidak bisa diragukan lagi kualitasnya. Kelompok vokal yang pernah mengubah namanya menjadi Be3 ini memiliki anggota bernama Widi, Nola, dan Lusy. Lusy adalah jebolan dari ajang menyanyi tingkat Asia, yaitu Asia Bagus.
Pada tahun 2009 di Be3 mengganti Lusy dengan Cynthia Lamusu. Prestasi yang diraih oleh B3 ini antara lain :

  • Juara III Midnight Sun Song Festival Finlandia (1995)
  • Juara II Golden Stage International Song Festival di Brasov, Rumania (1994)
  • Grand Prix Winner pada Indonesia International Song Festival di Jakarta (1995)
  • Grand Prix Winer Makfest International Pop Song Festival di Macedonia (1996)
  • Fidof Distant Accord Award, Midem, Cannes, Prancis (1996)
  • Grand Prix Winner Azia Dauysy (Voice of Asia) International Song Festival di Almaty, Kazakstan (1997)

--

Sumber : IDN Times, Wikipedia, Youtube

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga14%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi29%
Pilih TerpukauTerpukau43%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Black Team, Kampung Film, dan Hollywood-nya Indonesia Sebelummnya

Black Team, Kampung Film, dan Hollywood-nya Indonesia

Mitologi Mak Lampir, Si Jelita yang Menjadi Buruk Rupa Karena Memburu Cinta Selanjutnya

Mitologi Mak Lampir, Si Jelita yang Menjadi Buruk Rupa Karena Memburu Cinta

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.