Smart Digital Airport Hadir di 15 Bandara Indonesia!

Smart Digital Airport Hadir di 15 Bandara Indonesia!
info gambar utama

Kabar terkini datang dari dunia penerbangan. Diketahui sebanyak 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II telah menerapkan sistem Smart Digital Airport. Hal ini bertujuan untuk memudahkan mobilitas pengunjung bandara.

Melalui CNN Indonesia, Direktur Utama PT AP II menyebut bahwa kondisi ini menjadi upaya untuk menyeimbangkan hard infrastructure dan soft infrastructure bandara-bandara di bawah naungan AP II. Konsep ini pun diketahui sudah menjadi kebutuhan sebab jumlah penumpang dan traffic pesawat tinggi.

Selain itu, dengan hadirnya konsep demikian maka ada beberapa sasaran yang hendak dibidik oleh AP II. Di antaranya meningkatkan pengalaman pengunjung bandara. Di sisi lain, calon penumpang dinilai lebih nyaman menggunakan konsep melayani sendiri. Lebih dari itu, soft infrastructure juga diharap mampu menaikkan efisiensi pembiayaan termasuk melahirkan konsep baru berbasis digital.

Konsep Smart Digital Airport diketahui telah diterapkan sejak 2016 dan hingga saat ini masih terus bergulir. Sasarannya pun tersebar dari sisi udara, pengelolaan operasional gedung terminal, hingga zona pendukung pergerakan penumpang.

Ada pula pengembangan platform yang ditawarkan AP II, yakni Indonesia Airport Apps yang rupanya telah diunduh sekitar 150 ribu pengguna dan ditargetkan naik pada angka 1 juta di 2019 mendatang.

Turut hadir platform operasi yang mengacu pada layanan dan komersial AP II yang memiliki platform Airport Collaborative Decision Making yang melayani 15 pemangku kepentingan. Konsep ini mampu mengakomodasi airport operator, air line operator, sampai pemegang otoritas bandara.

Optimalisasi ini terus dilakukan dan akan optimal dalam waktu dekat. AP II juga tetap melanjutkan program revitalisasi bandara yang digulirkan di Bandara Soekarno Hatta, khususnya terminal 1 dan 2. Melalui revitalisasi ini diketahui bahwa kapasitas penumpang di terminal 1 Bandara Soekarno Hatta telah naik menjadi 23 – 24 juta penumpang. Sementara untuk terminal 2 kini berkapasitas 17 – 18 juta.

Menariknya, disampaikan pula bahwa pendekatan teknologi ini akan mengintegrasikan smart mobility,security, hingga energi terbarukan.

Menteri Pariwisata dalam hal ini turut mengatakan bahwa pengembangan konsep Smart Digital Airport di seluruh bandara di bawah naungan AP II mampu menjadi sinyal positif bagi pengembangan pariwisata Indonesia. Sebab hal ini mampu memberikan kemudahan bagi mobilisasi wisatawan.

Maju terus Indonesia!


Sumber: CNN Indonesia

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini