Mahasiswi Ciptakan Aplikasi Untuk Lestarikan Bahasa Daerah di Indonesia

Mahasiswi Ciptakan Aplikasi Untuk Lestarikan Bahasa Daerah di Indonesia

unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia memiliki lebih dari 700 bahasa daerah dengan ciri khas yang berbeda-beda. Namun sayangnya banyak anak bangsa saat ini yang sudah melupakan dan tidak melestarikan bahasa daerahnya. Berawal dari itulah, tiga mahasiswa Departemen Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merancang aplikasi bernama AkuNusa. Sebuah aplikasi untuk mengajak orang lain agar melestarikan bahasa daerahnya.

Mereka adalah Cornelia Natasha, John Harison, dan Ivander William. Dari 700an bahasa daerah yang ada, sebanyak 139 bahasa sudah terancam punah. Mengutip dari BeritaJatim, Ivander mengungkapkan Globalisasi yang menjamur di kalangan generasi muda Indonesia juga mulai memudarkan bahasa daerah dari kehidupan sehari-hari kita.

sumber : beritajatim
sumber : beritajatim

Pada aplikasi khusus smartphone ini terdapat pilihan bahasa daerah dari berbagai pulau di Indonesia. Di dalam setiap pilihan bahasa terdapat materi dan ujian untuk menunjang pembelajaran.

Ivander menambahkan, terdapat tiga tingkat pembelajaran, apabila pengguna berhasil mengerjakan ujian dengan nilai minimal 60, pengguna dapat lanjut ke tingkat yang lebih tinggi

Aplikasi tersebut dilengkapi fitur makanan khas dan tempat wisata daerah guna meningkatkan ketertarikan pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Ivander berharap, bangsa Indonesia dapat lebih sadar dengan budaya Indonesia karena itu merupakan identitas mereka.
--

Sumber : BeritaJatim

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang13%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau7%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Selain Surabaya, 5 Kota Ini Juga Dihiasi Bunga Tabebuya Sebelummnya

Selain Surabaya, 5 Kota Ini Juga Dihiasi Bunga Tabebuya

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.