Setelah peluncuran YouTube Kids di Indonesia pada September lalu, platform video-sharing YouTube telah mengumumkan kolaborasi dengan Komunitas Ayo Dongeng Indonesia untuk inisiatif peluncuran Dongeng Yuk!

Inisiatif ini berencana untuk menceritakan 34 buah cerita rakyat dari 34 provinsi di seluruh Indonesia karena bertujuan "untuk menyoroti cerita-cerita rakyat sebagai kekayaan budaya Indonesia," kata kebijakan publik & hubungan pemerintah analis senior Google Indonesia Ryan Rahardjo dalam sebuah pernyataan.

Dongeng Indonesia, Cindelaras | Sumber: YouTube
Dongeng Indonesia, Cindelaras | Sumber: YouTube

"Semoga kegiatan ini dapat membantu melestarikan cerita rakyat lokal dan pesan moral positif yang terkandung di dalamnya untuk menginspirasi tidak hanya orang Indonesia tetapi juga dunia," tambahnya.

YouTube Kids adalah aplikasi yang dimaksudkan untuk menyediakan konten hiburan yang ramah untuk keluarga. Pengguna targetnya adalah anak-anak berusia 2-10 tahun.

“Prioritas dari aplikasi ini adalah memberikan akses bagi orang tua dan anak-anak Indonesia untuk konten edukatif, menghibur, dan ramah keluarga,” kata kepala pemasaran konsumen Google Indonesia, Fibriyani Elastria.

Aplikasi YouTube Kids | Sumber: Shutterstock
Aplikasi YouTube Kids | Sumber: Shutterstock

Sehingga orangtua dapat mengontrol kegiatan anak-anak mereka di aplikasi ini melalui fitur bawaan seperti pewaktu, penelusuran aktif / non-aktif, dan mode yang disetujui orang tua. Mereka juga dapat membuat hingga delapan profil di satu perangkat di mana preferensi tontonan, rekomendasi video, dan pengaturan kata sandi dapat diubah.


Sumber: Jakarta Post

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu