Ada Ilmuwan Indonesia di Gundam Global Challenge

Ada Ilmuwan Indonesia di Gundam Global Challenge

Gundam RX-78-2 seukuran asli © Sumber: Gwi Gwi

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Ilmuwan Indonesia Pitoyo Hartono adalah salah satu anggota tim di balik pembangunan robot raksasa Gundam di Jepang.

Proyek yang diberi judul Gundam Global Challenge, memiliki tujuan merancang robot Gundam setinggi 18 meter yang mampu bergerak. Profesor fisika rekayasa Waseda University Jepang, Shuji Hashimoto, yang juga mentor Pitoyo, memimpin proyek tersebut.

Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf buatan dari Chukyo University, Jepang, yang tergabung dalam tim ilmuwan Gundam Global Challange. Proyek ini akan membangun robot Gundam setinggi 18 meter | Sumber: Istimewa
Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf buatan dari Chukyo University, Jepang, yang tergabung dalam tim ilmuwan Gundam Global Challange. Proyek ini akan membangun robot Gundam setinggi 18 meter | Sumber: Istimewa

"Penelitian di lab terdiri dari empat kelompok, yaitu robotika, pengolahan gambar, suara dan pemrosesan musik, dan jaringan saraf dan kecerdasan buatan," kata Pitoyo kepada tempo.co.

Selain Hashimoto sebagai pemimpin dan Pitoyo Hartono, direktur anime Yoshiyuki Tomino, produser film Katsuyuki Motohiro dan direktur teknik kreatif Seiichi Saito juga terlibat dalam proyek ini.

Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf tiruan dari Chukyo University Jepang asal Indonesia, menjadi salah satu pakar dalam proyek Gundam 40th Anniversary | Sumber: gundaminfo
Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf tiruan dari Chukyo University Jepang asal Indonesia, menjadi salah satu pakar dalam proyek Gundam 40th Anniversary | Sumber: gundaminfo

Pitoyo bekerja sebagai profesor jaringan syaraf tiruan di departemen mekanik dan informasi di Universitas Chukyo di Jepang. Dia bergabung dengan Gundam Global Challenge pada tahun 2014 oleh undangan Hashimoto.

Pitoyo menyelesaikan studi sarjana dan pascasarjana pada tahun 1993 dan 1995 di Waseda University. Di antara minatnya adalah mengungkapkan bagaimana kecerdasan dapat muncul pada manusia dan alam melalui penelitian robotika.


Sumber: Jakarta Post

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Penampilan Budaya Melayu di Galeri Indonesia Kaya Sebelummnya

Penampilan Budaya Melayu di Galeri Indonesia Kaya

Hampir 1,5 Abad Menghilang, Kadal Aneh ini Muncul Lagi di Danau Toba Selanjutnya

Hampir 1,5 Abad Menghilang, Kadal Aneh ini Muncul Lagi di Danau Toba

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.