Akhir November lalu, Indonesia dianugerahi penghargaan bertaraf internasional, yaitu the Gold Award untuk penilaian Clearing House Mechanism (CHM) Award dalam kategori New National Clearing House Mechanism. Hal ini diumumkan di sela-sela sidang COP 14 CBD, pada CHM Award Ceremony, yang berlangsung di Sharm El Sheikh, Mesir, tempat perhelatan the 2018 United Nation Biodiversity Conference.

Penghargaan tersebut diberikan oleh  Cristiana Paşca Palmer, selaku CBD Executive Secretary yang didampingi Menteri Lingkungan Hidup Mesir sebagai President COP 14 dan diterima oleh pewakilan Delegasi RI. Gold Award adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Sekretariat UNCBD dalam acara tersebut.

sumber : sindoNEWS
sumber : sindoNEWS

Mengutip SindoNEWS, Wiratno, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), mengatakan, Indonesia telah mengesahkan konvensi PBB tentang keanekaragaman hayati (United Nation on Convention on Biological Diversity/UNCBD) dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan UNCBD.

Pada siaran pers, ia mengatakan Para pihak dalam Konvensi bersepakat merumuskan target pengelolaan keanekaragaman hayati di dunia sebagai acuan bersama yang dikenal sebagai Aichi Biodiversity Targets. Setiap negara yang berpartisipasi dalam CBD kemudian membuat suatu Rencana Strategi dan Aksi Pengelolaan Kehati, atau yang dikenal sebagai IBSAP (Indonesian Biodiversity Startegic and Action Plan/IBSAP 2015-2020) di Indonesia, sesuai dengan kapabilitas masing-masing Negara sebagai pengejawantahan target-target Aichi.

--

Sumber : 

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu