Consumer Confidence Index (CCI) Indonesia naik 0,8 persen dari 98,2 menjadi 99,0 pada November, setelah turun 3,2 persen pada survei sebelumnya, menurut Danareksa Research Institute (DRI).

"Konsumen lebih optimis pada prospek ekonomi dan juga lebih positif pada prospek pasar kerja serta pendapatan keluarga mereka," kata DRI dalam pernyataan pers yang diterima pada Senin, mengacu pada survei terbaru.

“Keprihatinan konsumen terhadap kenaikan harga bahan pangan menurun dalam survei bulan November. Namun, dengan catatan yang kurang positif, semakin banyak konsumen yang khawatir dengan kelangkaan pekerjaan saat ini. ” DRI mengatakan bahwa dengan konsumen yang lebih optimis pada prospek ekonomi nasional, niat membeli barang tahan lama meningkat pada bulan November.

Survei menunjukkan 45,42 persen konsumen berencana membeli barang tahan lama selama enam bulan ke depan, naik dari 44,37 persen pada bulan sebelumnya. Konsumen memperkirakan tekanan inflasi akan meningkat sedikit selama enam bulan ke depan, menurut survei, menambahkan bahwa indeks mengukur sentimen konsumen terhadap harga umum meningkat 0,2 persen dari 178,2 menjadi 178,5 pada bulan November.

“Kenaikan indeks ini mencerminkan ekspektasi bahwa harga, terutama bahan makanan dan transportasi, akan meningkat menjelang akhir tahun karena perayaan Natal dan Tahun Baru. Namun demikian, indeks ini masih lebih rendah daripada satu tahun yang lalu ketika indeks berdiri di 183,2 pada November 2017,” katanya.


Sumber: Jakarta Post

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu