Mencari panduan wisata kini tak melulu bisa kita dapatkan dari internet maupun rekomendasi dari teman. Melalui komik pun bisa kita dapatkan panduan ke tempat wisata, seperti yang terdapat di komik Si Juki seri Jalan-Jalan Nusantara.

Destinasi wisata lokal memang menjadi topik utama komik Si Juki, yang karakternya dibuat oleh Faza Meonk. Dengan seri Si Juki Jalan-Jalan Nusantara ke sepuluh destinasi pariwisata prioritas sesuai arahan presiden, komik seri pertama dibuka dengan Labuan Bajo di Flores sebagai tujuannya.

Indahnya panorama Labuan Bajo menjadi pertimbangan tersendiri mengapa destinasi ini yang dipilih sebagai pembuka, ketimbang 9 tujuan wisata lainnya. Dengan menawarkan keindahan pantai, bukit, hingga goa bawah tanah, membuat Labuan Bajo menjadi salah satu primadona wisata para turis, baik lokal maupun mancanegara.

Kaver komik Si Juki edisi Labuan Bajo | Foto: Elex Media Komputindo
Kaver komik Si Juki edisi Labuan Bajo | Foto: Elex Media Komputindo

Menggandeng Kemenko Bidang Kemaritiman yang bekerja sama dengan Elex Media dan PIONICON, komik Si Juki seri Jalan-Jalan Nusantara edisi pertama diluncurkan pada 5 Desember lalu di gedung Kompas Gramedia, Palmerah, Jakarta Pusat.

“Pihak Kemenko Bidang Kemaritiman memiliki kepentingan untuk mengenalkan objek wisata baru sekaligus membuat literasi kemaritiman. Maka dari itu, kami dari Elex mengajak Si Juki untuk mengenalkan objek wisata maritim di Indonesia sekaligus memberikan literasi kemaritiman kepada generasi muda.” Ujar Ari, perwakilan dari Elex Media Komputindo, melalui siaran pers yang diterima GNFI.

Komik Si Juki edisi pertama mengisahkan petualangan Si Juki dengan temannya yang mengaku sebagai agen rahasia bernama Mang Awung. Mereka pergi ke Labuan Bajo untuk menyelesaikan sebuah misi rahasia, dan selama menjalankan misi mereka berkunjung ke berbagai tempat wisata di Labuan Bajo. Di antaranya adalah Bukit Cinta, Gua Batu Cermin, dan Taman Nasional Pulau Komodo, untuk mencari harta karun.

Untuk menyusun cerita komik Si Juki, tim kreatif melakukan riset mencari ide cerita dengan cara mengunjungi langsung Labuan Bajo selama lima hari. Selama masa kunjung tersebut, tim mengemasnya jadi material cerita, sebelum masuk tahap produksi selama tiga bulan.

Penasaran bagaimana ceritanya dan harta karun apa yang mereka temukan? Atau ingin tahu tujuan wisata mana yang akan dituju Si Juki berikutnya? Segeralah berburu komik setebal 116 halaman ini Kawan GNFI, dan dapatkan jawabannya!


Sumber: Siaran pers PIONICON IP Management

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu