Tingginya minat mempelajari bahasa Indonesia memunculkan adanya kelas daring yang khusus digunakan untuk mendalami bahasa Indonesia. Hebatnya lagi, kelas ini telah dibuka secara daring dan bisa diakses secara mudah oleh penggunanya.

Program pembelajaran bahasa Indonesia secara daring ini dipelopori oleh Squiline, yang bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (LBI FIB UI). Ditunjang dengan pengajar profesional, program bahasa Indonesia secara daring ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran bahasa Indonesia secara internasional.

Cara menggunakannya cukup mudah. Pengguna harus mendaftar dulu di situsweb Squiline atau aplikasi Squiline. Kemudian, penggunda dapat memilih pengajar dan jadwal yang sesuai dengan keinginan. Untuk materi pembelajaran, telah disusun oleh tim LIB FIB UI agar sesuai dengan kemampuan pengguna.

“Squline menjawab tantangan belajar bahasa dengan native speakers dan tentunya dengan biaya yang jauh lebih terjangkau karena menggunakan teknologi secara smart seperti fitur mengombinasikan kelas interaktif tatap muka via online video call dan konten pembelajaran multimedia,” terang Joshua Simanjuntak, Kepala Deputi Pemasaran BEKRAF.

Tuntutan berbahasa Indonesia di masyarakat mancanegara terus meningkat dari tahun ke tahun, terutama di kawasan Asia Tenggara. Data dari PR Newswire menyebutkan, pengguna bahasa Indonesia di Asia Tenggara mencapai 60% dan sudah menjadi kepentingan khusus di Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Fenomena itu tak lepas dari kian banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang mencari nafkah di Indonesia. Dari tahun 2015 sampai akhir 2017, terjadi peningkatan sebanyak 11,4% jumlah TKA di Indonesia. Mayoritas berasal dari Cina, Jepang, dan Republik Korea.

Selain itu, bahasa Indonesia juga menjadi bahasa populer di beberapa negara tetangga. Di Australia contohnya, bahasa Indonesia menempati peringkat empat bahasa yang paling sering digunakan. Kemudian di kota Ho Chi Minh, Vietnam, pemerintah setempat menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di kota itu sejak Desember 2007 silam.


Sumber: PR Newswire

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu