Mendapat Suntikan Dana Rp 16 Triliun, Ini Startup dengan Valuasi Tertinggi di Indonesia

Mendapat Suntikan Dana Rp 16 Triliun, Ini Startup dengan Valuasi Tertinggi di Indonesia

Ilustrasi © Shutterstock

Situs e-commerce Tokopedia kembali mendapatkan investasi baru sebesar 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 16 triliun. Pendanaan kali ini dipimpin oleh SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group, dengan partisipasi Softbank Ventures Korea serta beberapa investor Tokopedia sebelumnya.

Menurut laporan Tech in Asia, dengan suntikan dana terbaru ini, nilai perusahaan e-commerce tersebut kini mencapai US$7 miliar (sekitar Rp102 triliun). Angka tersebut membuatnya menjadi startup dengan valuasi tertinggi di Indonesia saat ini.

Tokopedia berencana menggunakan tambahan dana tersebut untuk investasi dalam teknologi dan infrastruktur di Indonesia guna mendukung ekosistem perdagangan, logistik, fulfillment, pembayaran, dan layanan keuangan Tokopedia. Dengan begitu, perusahaan bisa memberdaya jutaan bisnis lokal untuk tumbuh dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

William Tanuwijaya, CEO Tokopedia. Foto: Tribunnews.com
William Tanuwijaya, CEO Tokopedia. Foto: Tribunnews.com

"Ini akan memperluas skala dan jangkauan Tokopedia, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional bagi jutaan bisnis dan mitra dalam ekosistem Tokopedia. Hal itu dapat mengakselerasi terwujudnya misi besar kami untuk melakukan pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia,” ungkap CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, melalui pernyataan resmi kepada KompasTekno, Rabu (12/12/2018).

Selain itu menurut William, Tokopedia akan terus fokus pada pasar Indonesia dan mendorong pembangunan ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia. Senior Investor SoftBank Investment Advisers sekaligus Anggota Dewan Tokopedia, Lydia Jett mengatakan bahwa sejak didirikan, Tokopedia memang telah membantu ekosistem UMKM di Indonesia. Ditambah lagi tingkat adopsi internet di Indonesia dianggap tengah tumbuh pesat.

Aplikasi tokopedia. Foto: shutterstock
Aplikasi tokopedia. Foto: shutterstock

"Tokopedia ada di posisi yang tepat untuk melayani jutaan masyarakat lainnya. Kami mendukung dan percaya kepada kekuatan entrepreneur lokal, dan melihat potensi pertumbuhan Tokopedia akan terus berkelanjutan," ungkap Lydia.

Di lain pihak, Alibaba Group sangat antusias dalam mempererat hubungannya dengan Tokopedia. Dukungan dari mereka diharapkan bisa membantu misi Tokopedia memberdayakan UMKM dan mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia.

"Kami melihat misi perusahaan kami -memudahkan untuk memulai dan membangun bisnis di mana saja- tercermin dalam perjalanan Tokopedia," ungkap Kenny Ho, Head of Investment Alibaba Group Asia Tenggara dan India, dikutip Kumparan.com.

Kantor Tokopedia. Foto: Jofie Yordan/kumparan
Kantor Tokopedia. Foto: Jofie Yordan/kumparan

Tokopedia saat ini sudah menjangkau 93 persen kecamatan di Indonesia di lebih dari 17.000 pulau. Pada 2018, gross merchandise value (GMV) Tokopedia telah meningkat hingga empat kali lipat.

Sebelumnya, Tokopedia telah mengumpulkan dana investasi baru sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14,6 juta pada November 2018 lalu. Suntikan dana tersebut dilaporkan Bloomberg berasal dari dari sejumlah investor, salah satunya SoftBank.


Pilih BanggaBangga10%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli20%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi40%
Pilih TerpukauTerpukau10%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Profil PNS Inspiratif 2018 : Mappamancu Sang Pahlawan Peternak Sinjai Sebelummnya

Profil PNS Inspiratif 2018 : Mappamancu Sang Pahlawan Peternak Sinjai

Indonesia dan Brunei (Mungkin) Saling Iri Selanjutnya

Indonesia dan Brunei (Mungkin) Saling Iri

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.