Buka Kenangan Jaman Dulu, Inilah Beberapa Foto Lawas Surabaya!

Buka Kenangan Jaman Dulu, Inilah Beberapa Foto Lawas Surabaya!

Serbasepuh

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Surabaya adalah Kota Metropolitan di Jawa Timur yang memiliki luas sekitar 350,54 km² dengan penduduknya berjumlah 2.892.200 jiwa pada tahun 2018. Surabaya juga memiliki banyak sejarah dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Surabaya juga pernah menjadi kota terbesar di Hindia Belanda (Indonesia sebelum merdeka) dan menjadi pusat perdagangan di Nusantara yang setara dengan Hong Kong dan Shanghai pada masanya. Pada masa itu, kota ini sebagai ibu kota Karesidenan Surabaya, dengan wilayah mencakup Kabupaten Gresik; Sidoarjo; Mojokerto; dan Jombang.

Surabaya tidak langsung memiliki wilayah yang luas seperti masa sekarang, pusat kota Surabaya pada tahun 1900an hanya di sekitar Jembatan Merah. Kemudian pada tahun 1910, dibangun sebuah pelabuhan modern di Surabaya dengan nama Pelabuhan Tanjung Perak. Semakin tahun, kota Surabaya makin berkembang sampai tahun 1920-an, tumbuh permukiman baru seperti daerah Darmo; Gubeng; Sawahan; Ketabang; dan lain-lain. Seperti apakah Kota Surabaya pada jaman dulu?

Berikut adalah beberapa foto-foto jalanan Kota Surabaya pada tempo dulu

Gedung Grahadi yang dulunya ternyata menghadap ke Sungai Kalimas. Namun diubah menghadap ke selatan pada tahun 1800an (sumber : panduanwisata.id)
Gedung Grahadi yang dulunya ternyata menghadap ke Sungai Kalimas. Namun diubah menghadap ke selatan pada tahun 1800an. Foto di atas adalah Foto Grahadi yang telah menghadap ke Selatan (sumber : panduanwisata.id)

.

Gedung ini awalnya bernama Whiteway Laidlaw milik pengusaha textile dari inggris, Robert Laidlaw.
Gedung ini awalnya bernama Whiteway Laidlaw milik pengusaha textile dari inggris, Robert Laidlaw. Pada jaman penjajahan, gedung ini menjadi penahan serangan Sekutu dari Utara. Pada saat terjadi pertempuran, para Arek-Arek Suroboyo (pemuda surabaya) membakar gedung ini. (sumber : masirul.com)

.

hotel
Hotel Oranje adalah salah satu saksi bisu penyobekan bendera belanda (merah, putih dan biru) menjadi merah dan putih. Gambar ini diambil pada tahun 1910an. (sumber : djawatempodoeloe)

.

dhj
Jalan Veteran yang dulunya bernama “SOCIETETIT STRAAT” ini terdapat gedung “SOCIETEIT CONCORDIA”, sebuah gedung pertemuan yang terkenal bagi masyarakat Belanda waktu itu

.

(sumber : foto2surabaya.blogspot.com)

Foto di atas adalah gambar jembatan Gubeng pada tahun 1927. Kabarnya, air sunga di sana masih bening (sumber : foto2surabaya.blogspot.com)

.

(sumber : wikipedia)
Jembatan Merah adalah jembatan yang telah dibuat beratus-ratus tahun yang lalu. Pembangunan jembatan ini berdasarkan pada kesepakatan yang telah dibuat oleh Pakubowono II dari Mataram dan VOC pada tahun 1743. Jembatan Merah juga menjadi saksi bisu kematian para pejuang dan juga dari pihak tentara Belanda, salah satunya adalah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, pemimpin pasukan Inggris (sumber : wikipedia)

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga42%
Pilih SedihSedih6%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli3%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi3%
Pilih TerpukauTerpukau39%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Bukan di Mesir, Struktur Piramida Tertua di Dunia Justru Ada di Indonesia Sebelummnya

Bukan di Mesir, Struktur Piramida Tertua di Dunia Justru Ada di Indonesia

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya Selanjutnya

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

1 Komentar

  • Doni Arfandy

    Keren banget memang Surabaya, gak ada matinya. Maju teruss !!!

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.